
CILACAP, INFO_PAS – Upaya penataan dan pengembangan kawasan di Pulau Nusakambangan dilakukan melalui kegiatan penerbitan pemukiman sekaligus pembukaan lahan di wilayah Selok Jero yang dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di kawasan Selok Jero Nusakambangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam menata serta mengoptimalkan pemanfaatan wilayah guna mendukung pengembangan kawasan secara lebih terarah, tertib, dan produktif.
Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka mendukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan di wilayah Nusakambangan. Melalui penataan pemukiman dan pembukaan lahan tersebut, diharapkan kawasan Selok Jero dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai salah satu wilayah yang mendukung pengembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Penerbitan pemukiman dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan penataan wilayah yang lebih baik, sehingga keberadaan pemukiman di kawasan Selok Jero dapat terdata dengan jelas, tertata secara sistematis, serta selaras dengan rencana pengembangan kawasan Nusakambangan ke depan. Di sisi lain, pembukaan lahan juga menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia agar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian maupun program produktif lainnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan sejumlah pejabat dan pegawai yang ditugaskan secara khusus untuk memastikan proses penataan wilayah dan pembukaan lahan berjalan dengan baik dan terencana. Penugasan tersebut dilakukan guna menjamin kelancaran kegiatan di lapangan serta memastikan pemanfaatan wilayah tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Salah satu perwakilan panitia kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penataan kawasan sekaligus pengembangan potensi wilayah Nusakambangan. “Melalui kegiatan penerbitan pemukiman dan pembukaan lahan ini, kami berharap kawasan Selok Jero dapat tertata dengan lebih baik serta menjadi wilayah yang produktif dalam mendukung program ketahanan pangan dan pengelolaan kawasan Nusakambangan secara berkelanjutan, ” ujarnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan penataan pemukiman dan pemanfaatan lahan di wilayah Selok Jero dapat berjalan dengan lancar serta memberikan dampak positif bagi pengembangan kawasan Nusakambangan ke depannya. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antar jajaran pemasyarakatan dalam mengelola potensi wilayah secara optimal demi mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.













































