Jayapura — Komitmen menjaga kebersamaan, pelestarian budaya, serta penguatan harmoni sosial kembali tercermin dalam rangkaian peringatan HUT ke-116 Kota Jayapura dan Pekabaran Injil di Tanah Tabi Tahun 2026. Hal tersebut ditandai dengan digelarnya Ceremonial Pasar Terapung dan Car Free Day yang berlangsung tertib, aman, dan penuh antusiasme masyarakat, di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Jalan Soa Siu, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Sabtu (28/2/2026).
Komandan Kodim 1701/Jayapura, Kolonel Inf Taufik Hidayat, turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai wujud dukungan TNI terhadap program pembangunan daerah berbasis budaya, religiusitas, dan kesejahteraan masyarakat.
Mengusung tema “Dengan Kepedulian Bersama, Kita Wujudkan Kota yang Berbudaya Religius dan Sejahtera”, kegiatan ini dikoordinir oleh Richard Jeferson Nahumury dan diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI–Polri, tokoh adat, tokoh agama, pelaku UMKM, serta masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan bahwa Pasar Terapung merupakan inovasi budaya yang pertama kali digelar di Kota Jayapura dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin berskala lebih besar ke depan.
“Pasar Terapung ini adalah wujud kreativitas dan kepedulian bersama. Jika hari ini berjalan dengan baik, ke depan akan kita kembangkan lebih besar sebagai ikon budaya dan ekonomi kreatif Kota Jayapura, ” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-116 Kota Jayapura dan Pekabaran Injil di Tanah Tabi, serta bersama-sama menjaga keamanan, kedamaian, dan ketenteraman kota sebagai rumah bersama.
Pembukaan Ceremonial Pasar Terapung ditandai dengan pemukulan tifa oleh Wali Kota Jayapura, dilanjutkan dengan peninjauan area Pasar Terapung oleh unsur Forkopimda Kota Jayapura. Kegiatan tersebut semakin semarak dengan penampilan tarian adat Tahima Soroma Kayo Pulau yang menampilkan kekayaan budaya lokal serta kearifan masyarakat adat setempat.
Secara terpisah, Dandim 1701/Jayapura Kolonel Inf Taufik Hidayat menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Pasar Terapung dan Car Free Day menjadi ruang kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, TNI–Polri, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat dalam memperkuat persatuan serta kesejahteraan bersama.
“Pasar Terapung tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga menggerakkan ekonomi kerakyatan, khususnya UMKM, sekaligus memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, ” ungkapnya.
Selain menampilkan kegiatan budaya dan olahraga melalui Car Free Day, acara ini juga dirangkai dengan pelayanan publik, seperti pembuatan E-KTP dan kegiatan donor darah yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Jayapura. Kehadiran layanan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menunjukkan kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan warga.
Melalui pelaksanaan Ceremonial Pasar Terapung dan Car Free Day ini, Pemerintah Kota Jayapura bersama seluruh pemangku kepentingan berharap dapat mendorong gaya hidup sehat, memperluas ruang promosi UMKM dan pariwisata, serta menjadi inspirasi bersama dalam membangun Kota Jayapura yang maju, mandiri, berdaya saing, dan tetap menjunjung tinggi nilai kebersamaan, toleransi, serta kepedulian sosial. (Redaksi Papua)





































