Pelantikan Bersama Organisasi Keagamaan, Pejabat Sekda Barru Wakili Bupati Andi Ina

2 weeks ago 17

BARRU — Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Barru, Abubakar, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Barru, menghadiri acara pelantikan bersama Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD-DMI), Pimpinan Daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (PD-IPIM), dan Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD-BKPRMI) Kabupaten Barru.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan ini diselenggarakan di Baruga Pettu Adae, Lantai VI Kantor Bupati Barru, pada Ahad, 18 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Pj Sekda Abubakar mengapresiasi pelantikan bersama sebagai wujud kesadaran kolektif untuk bersatu dan berkolaborasi demi kemajuan masyarakat dan daerah.

Ia menegaskan bahwa ketiga organisasi keagamaan tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sosial dan keagamaan di Kabupaten Barru. Pj Sekda menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, organisasi keagamaan, dan sektor swasta, karena pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, sehingga kolaborasi lintas sektor menjadi sebuah keniscayaan.

“Masjid tidak boleh hanya dimaknai sebagai tempat ibadah, tetapi harus menjadi pusat pelatihan umat, pendidikan, dakwah, serta pengembangan kualitas sumber daya manusia, ” tegas Pj Sekda Abubakar.

Lebih lanjut, Abubakar menyatakan dukungan penuh terhadap program sertifikasi imam serta pelatihan menyeluruh bagi imam, khotib, guru mengaji, dan pengurus masjid. Menurutnya, kemegahan bangunan masjid harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.

Pj Sekda Barru mengapresiasi rencana pembentukan sekretariat bersama sebagai pusat koordinasi organisasi keagamaan. Langkah ini dinilai akan memperkuat kerja sama, meningkatkan efektivitas program, serta menghindari kegiatan yang tumpang tindih. Ia berharap DMI, IPIM, dan BKPRMI dapat bersinergi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru dalam memperbaiki sistem pendidikan keagamaan hingga ke pelosok daerah.

Secara khusus, Pj Sekda menyampaikan harapan kepada masing-masing organisasi. Kepada DMI, ia mendorong agar masjid menjadi solusi berbagai persoalan sosial, seperti pengentasan kemiskinan, pendidikan generasi muda, dan pelatihan keluarga sakinah. Kepada IPIM, ia berharap organisasi ini menjadi wadah peningkatan kompetensi imam dan khotib melalui sertifikasi dan pelatihan berkelanjutan.

Sementara itu, kepada BKPRMI, ia meminta agar pengelolaan rumah ibadah dilakukan secara profesional, transparan, serta menciptakan masjid yang aman dan nyaman bagi seluruh jamaah.

Menghadapi tantangan zaman, Pj Sekda mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk segera bergerak dan memberikan kontribusi nyata. Pemerintah Kabupaten Barru, di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Barru, siap menjadi mitra strategis bagi ketiga organisasi tersebut.

“Pembangunan tidak hanya fokus pada fisik, tetapi yang paling utama adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Masjid harus menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar, berinovasi, dan berkarya tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam, ” ujarnya.

Di akhir perayaan, Pj Sekda Barru menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan berharap ketiga organisasi keagamaan ini dapat berkolaborasi dalam menyukseskan program pemerintah daerah sesuai dengan RPJMD Kabupaten Barru 2025–2030, RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan, serta RPJMN.

Sebelumnya, Ketua Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., yang juga mewakili Ketua PD Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) dan Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Barru, menekankan pentingnya peningkatan kualitas imam dan pengelolaan masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Menurut Abustan, proses membentuk dan menyiapkan pengurus DMI bukanlah hal yang mudah. Seorang imam dan pengurus masjid harus siap secara ilmu dan akhlak, serta mampu mengelola berbagai urusan kemasjidan. “Imam tidak hanya dituntut mampu memimpin salat dan menyampaikan ceramah, tetapi juga harus hadir di tengah jamaah dan menjadi teladan bagi masyarakat, ” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi upaya mempererat komunikasi dan silaturahmi antarimam serta mendorong agar pelantikan organisasi keagamaan ke depan dapat dilaksanakan secara bersama sebagai simbol persatuan umat Islam di Kabupaten Barru.

Abustan menegaskan bahwa tanggung jawab imam sangat besar, sehingga pelatihan dan peningkatan kapasitas harus menjadi perhatian utama. Menurutnya, kualitas imam, termasuk kemampuan membaca Al-Fatihah dengan baik dan benar, tidak dapat ditawar.

Dalam kesempatan tersebut, Abustan turut menyambut baik rencana pembentukan sekretariat bersama bagi MUI, DMI, BKPRMI, dan IPIM sebagai pusat koordinasi program pembinaan umat.

“Dengan sekretariat bersama, seluruh program dapat dirancang dan dijalankan secara terkoordinasi sehingga peran masjid sebagai pusat pelatihan umat semakin kuat, ” tutupnya.

Acara ditutup dengan doa agar seluruh ikhtiar yang dilakukan selalu mendapat ridho Allah SWT dan membawa Kabupaten Barru menjadi daerah yang makmur, damai, dan penuh berkah.

Adapun pengurus yang dilantik yakni: Ketua PD DMI Kabupaten Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., Sekretaris H. Muhammad Idris, S.Ag., M.Ag., Bendahara Drs. Muhaimin Pance, M.Si.; Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Barru Mustanan, S.Pd.I., M.Pd., Sekretaris Haedar, S.Pd.I., Bendahara Rosdaeni, SHI, S.Pd.I.; Ketua PD IPIM Kabupaten Barru Drs. H. Husni Makky, Sekretaris Drs. Sardiman Syarif, M.Pd., Bendahara Kamarju, S.HI.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |