Pembekalan PMT bagi Ibu Hamil KEK dan Balita Bermasalah Gizi di Kecamatan Leles Perkuat Sinergi Cegah Stunting

4 weeks ago 7

Leles, Kamis (23/07/2026) – Dalam upaya meningkatkan status kesehatan ibu hamil dan balita serta mempercepat penurunan angka stunting, dilaksanakan kegiatan Pembekalan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK), Risiko KEK, dan Balita Bermasalah Gizi di Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta para ibu hamil dan orang tua balita sasaran. Pembekalan bertujuan meningkatkan pengetahuan mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pola makan yang sehat, serta pemanfaatan PMT secara tepat guna mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak.

Kepala Puskesmas Leles Tedi Nugraha, S.Kep., Ners., M.I.P. menegaskan bahwa pemberian PMT harus dibarengi dengan edukasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

"Pemberian makanan tambahan bukan sekadar membagikan bantuan, tetapi menjadi bagian dari edukasi agar ibu hamil dan keluarga memahami pentingnya pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga balita. Dengan sinergi semua pihak, kita optimistis mampu menekan angka stunting di wilayah Kecamatan Leles, " ujar Tedi Nugraha.

Camat Leles Segi Tabah Hermansah, S.E., M.Ak. menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh unsur dalam mendukung program kesehatan masyarakat.

"Pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah Kecamatan Leles akan terus mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil dan balita, " ungkapnya.

Danpos Ramil Leles Pelda Ilham Dharma Putra menyatakan komitmen TNI dalam mendukung program kesehatan di wilayah binaan.

"TNI akan terus hadir mendampingi setiap program pemerintah yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting melalui pendampingan kepada ibu hamil dan balita, " katanya.

Kapolsek Agrabinta Iptu Wikatmono menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor.

"Keberhasilan program kesehatan sangat ditentukan oleh kerja sama seluruh elemen masyarakat. Polri siap mendukung setiap kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, " ujarnya.

Danramil 0608-18/Agrabinta Kapten Inf. Wandy Hardyansyah menyampaikan bahwa keterlibatan aparat kewilayahan menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

"Koramil bersama Babinsa akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan tenaga kesehatan dalam mendukung percepatan penurunan stunting melalui pendampingan dan edukasi di lapangan, " tegasnya.

Komandan Kodim 0608/Cianjur Letkol Inf. Bistok Barry Simarmata, S.Hub.Int., M.S.S. menegaskan dukungan Kodim terhadap program nasional di bidang kesehatan.

"Penanganan stunting merupakan investasi bagi masa depan bangsa. Kodim 0608/Cianjur berkomitmen mendukung seluruh program pemerintah demi menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas, " ujarnya.

Komandan Korem 061/Surya Kancana Brigjen TNI Thomas Rajunio, S.I.B.S., M.Tr.(Han.) menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak.

"Sinergitas antara pemerintah, TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan bebas stunting, " tuturnya.

Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M. turut memberikan dukungan terhadap program peningkatan gizi masyarakat.

"TNI Angkatan Darat melalui jajaran Kodam III/Siliwangi akan terus mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk percepatan penurunan stunting sebagai bagian dari pembangunan nasional, " tegas Pangdam.

Melalui kegiatan pembekalan ini diharapkan para ibu hamil, keluarga, dan masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi sejak dini sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |