Pembinaan Penyadap Pinus Perhutani Banyuwangi Barat

4 days ago 5

Banyuwangi Barat – Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat BKPH Glenmore memberikan pembinaan rutin kepada segenap penyadap Tempat Penimbunan Getah (TPG) Durenan di kawasan hutan petak 27 h RPH Wonoasih BKPH Glenmore, Senin (09/03/2026).

Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat melalui Asiten Perhutani (Asper) Glenmore, Arif Riski Kurniawan mengatakan bahwa pembinaan kepada penyadap getah TPG Darungan yang dilakukan olehnya didampingi oleh Mantri Hutan (KRPH) Wonoasih dan mandor sadap merupakan upaya untuk meningkatkan produksi getah pinus di wilayah kerjanya.

“Penyadapan pohon pinus harus sesuai dengan Prosedur Kerja Penyadapan Getah Pinus di Hutan Produksi PK-SMPHT.02.2-002 yang bertujuan menjamin kelestarian sumberdaya hutan dan keberlanjutan produksi getah pinus di hutan produksi, melalui kegiatan penyadapan getah pinus yang efektif dan efisien, dan memperoleh manfaat yang optimal bagi perusahaan dan masyarakat, dari kegiatan sadapan getah pinus secara terkendali, ” jelas Asper Riski.

“Juga untuk bekerja secara profesional, agar potensi hutan produksi optimal keberlanjutan produksi getah pinus di hutan produksi secara optimal serta mendukung perkembangan perusahaan, ” pungkasnya.

Ketua kelompok Penyadap TPG Durenan, Pak Matros mengucapkan terimakasih atas arahan dan bimbingan melalui pembinaan sadapan dari pak Asper Glenmore dan jajaran kepada pihaknya, dari sini jadi paham tentang teknik penyadapan yang benar sehingga nantinya akan mendapatkan produksi getah yang banyak.

“Kami akan berupaya lebih baik lagi untuk meningkatkan hasil getah pinus, toh kalau getahnya meningkat maka kami adalah pihak pertama yang paling diuntungkan karena langsung dibayar oleh Perhutani, ” terang Pak Matros.

"Apalagi Perhutani telah menunjukkan kepeduliannya kepada para penyadap dengan memberikan sembako sebanyak 2 kali pada Ramadan ini, jadi tidak ada alasan untuk bermalas-malasan getah harus tercapai targetnya, " pungkasnya.

Kordinator Sadap Wonoasih, David mengatakan pembinaan yang dilakukan oleh Pak Asper dan Pak Mantri mencakup kegiatan perencanaan, teknis sadapan getah pinus, pengujian, pengadaan sarana prasarana sadapan.

“Tidak hanya itu kita juga lakukan monitoring dan evaluasi sadapan di hutan produksi termasuk di dalamnya kawasan perlindungan dan kawasan untuk produksi dengan harapan produksi getah bisa menghasilkan produksi lebih baik, ” ujar David.@Red.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |