BALIKPAPAN — Bagaimana meningkatkan kualitas ibadah sekaligus kemampuan membaca Al-Qur’an warga binaan di bulan suci Ramadhan? Komitmen tersebut kembali diwujudkan oleh Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Balikpapan melalui kegiatan pembinaan kepribadian yang dilaksanakan pada Senin, 2 Maret 2026, dengan mengusung tema peningkatan ibadah dan penguatan spiritual selama Ramadhan.
Pembinaan dilaksanakan secara simultan di beberapa lokasi. Di Blok Hunian Wanita, warga binaan mengikuti kelas tahsin Al-Qur’an yang dibimbing oleh pengajar dari MT Qonita. Materi pembelajaran difokuskan pada penyempurnaan bacaan Al-Qur’an, meliputi makhraj huruf, kaidah tajwid, serta ketepatan pelafalan ayat, guna meningkatkan kualitas ibadah dan kecintaan terhadap Al-Qur’an di bulan penuh berkah ini.
Sementara itu, bagi tahanan dan warga binaan laki-laki, kegiatan dilaksanakan di Masjid As Syuhada Rutan Balikpapan. Selain pengajian rutin yang dipimpin oleh Pengelola Pembinaan Kepribadian, Samidi, juga dilaksanakan kegiatan belajar membaca Al-Qur’an yang dibimbing oleh peserta Magang Batch III dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Program ini bertujuan membantu warga binaan pria yang masih dalam tahap dasar membaca Al-Qur’an agar lebih lancar dan percaya diri dalam beribadah.
Pengajian membahas keutamaan Ramadhan, pentingnya memperbanyak ibadah, memperbaiki akhlak, serta menjadikan bulan suci sebagai momentum perubahan diri ke arah yang lebih baik. Kehadiran peserta magang Kemenaker turut memberikan suasana pembelajaran yang interaktif dan suportif bagi para peserta.
Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, menegaskan bahwa bulan Ramadhan merupakan momentum strategis untuk memperkuat pembinaan spiritual warga binaan.
“Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki diri, dan menumbuhkan kesadaran spiritual. Kami ingin memastikan seluruh warga binaan dapat menjalani bulan suci ini dengan kegiatan yang positif, edukatif, dan bermanfaat, ” ujar Agus Salim.
Melalui pembinaan yang konsisten dan terarah, Rutan Balikpapan terus berkomitmen menghadirkan pemasyarakatan yang humanis, religius, dan edukatif, sekaligus mempersiapkan warga binaan agar memiliki bekal spiritual yang kuat saat kembali ke tengah masyarakat.





































