INDRAMAYU. Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Indramayu bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Balai Manggala Agni Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah IX, serta Kepala Desa Mekarwaru, melaksanakan pembinaan Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di wilayah Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, pada hari Kamis (09/07/2026), bertempat di Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar.

Kegiatan pembinaan diikuti oleh 30 Masyarakat Peduli Api (MPA) dari Desa Mekarwaru. Narasumber yang hadir antara lain Administratur KPH Indramayu, Kuspriyadi, CDK Wilayah IX Indramayu, Kaswin S.P. dengan materi cara pengendalian kebakaran hutan yang meliputi teori pengenalan alat-alat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), teori pengendalian karhutla, serta teori usaha produktif budidaya jamur.

Dalam materinya Administrator Kuspriyadi menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pengendalian kebakaran hutan, hal penting yang harus dikuasai adalah pengenalan wilayah, baik memperhatikan arah angin atau menentukan jalur evakuasi, sehingga pada saat terjadi kebakaran, api bisa dipadamkan secara efektif dan tidak meluas, dan keselamatan petugas dan masyarakat terjaga.
Pembina CDK wilayah IX, Kaswin S.P menekankan pentingnya kolaborasi dalam penanganan Karhutla sehingga pencegahan kebakaran hutan dan lahan bisa dilaksanakan secara sedini mungkin baik dengan cara melaksanakan Patroli bersama atau memasang plang larangan membakar Hutan.
Tujuan pembinaan ini adalah untuk mempersiapkan personel sebagai upaya pencegahan dan pengendalian karhutla di Kabupaten Indramayu, khususnya wilayah Kecamatan Gantar yang termasuk kategori Sangat Rawan karhutla.
(Sumber inpormasi komunikasi perusahaan Perhutani KPH Indramayu/AW).






































