
CILACAP, INFO_PAS — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan, Wahyudi, bersama jajaran mengikuti kegiatan sosialisasi pelaksanaan rangkaian Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang dilaksanakan secara virtual, Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut diikuti dari Ruang Sekretariat WBK/WBBM Lapas Karanganyar Nusakambangan dan dihadiri oleh jajaran pejabat serta staf terkait.
Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan menyambut rangkaian kegiatan HBP ke-62 yang akan diselenggarakan secara nasional oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Dalam kegiatan tersebut disampaikan berbagai agenda utama yang akan dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan, mulai dari kegiatan seremonial hingga kegiatan sosial dan pemberdayaan.
Beberapa rangkaian kegiatan yang dipaparkan antara lain pelaksanaan tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan serta pemberian berbagai penghargaan kepada unit pelaksana teknis dan individu berprestasi. Penghargaan tersebut meliputi kategori UPT terbaik, klinik terbaik, dapur sehat terbaik, petugas berinovasi, berprestasi dan berjasa, stakeholder atau mitra yang berkontribusi, hingga mantan narapidana yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Selain itu, dalam rangka mendorong produktivitas warga binaan, juga akan dilaksanakan kegiatan Pemasyarakatan Produktif melalui IPPAFEST yang dijadwalkan berlangsung pada 24–26 Maret 2026 di Lapangan Banteng, serta Gerakan Cinta Produk Narapidana pada 10 April 2026. Kedua kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan hasil karya warga binaan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari produk pembinaan yang dihasilkan di dalam Lapas.
Rangkaian kegiatan lainnya yang juga disampaikan dalam sosialisasi adalah program Pemasyarakatan Berbakti, yang meliputi kegiatan donor darah, penyuluhan kesehatan, serta pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat dan warga binaan. Selain itu, dalam rangka memperingati Hari Kartini pada 21 April, akan dilaksanakan program pemberdayaan berupa pembagian gerobak usaha kepada istri warga binaan yang suaminya aktif bekerja di dalam Lapas sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian ekonomi keluarga.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan sejumlah kebijakan terkait penataan sarana dan prasarana, salah satunya relokasi toilet yang sebelumnya berada di area P2U ke lokasi di luar area tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan potensi transaksi terlarang yang dapat terjadi pada saat jam kunjungan berlangsung.
Selain membahas rangkaian kegiatan HBP, sosialisasi juga menyinggung layanan kunjungan Hari Raya yang akan dilaksanakan minimal selama tiga hari dengan menyesuaikan kondisi masing-masing UPT. Mekanisme teknis kunjungan akan diatur lebih lanjut melalui petunjuk dan arahan (jukrah) yang akan diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Untuk mendukung kelancaran layanan tersebut, juga akan dilakukan penambahan personel pengamanan dari berbagai unsur, seperti Bapas, Polres, Kodim, hingga Brimob.
Terkait pemberian remisi Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, disampaikan bahwa daftar penerima serta besaran remisi akan diumumkan secara transparan melalui media informasi seperti banner atau papan pengumuman di masing-masing UPT. Hingga saat ini, data usulan remisi Nyepi dan Lebaran telah mencapai 100 persen, sementara untuk remisi bagi warga binaan dengan kondisi sakit berkepanjangan masih dalam proses penyelesaian.
Dari sisi keamanan dan administrasi, seluruh UPT juga diminta meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pengerahan personel secara penuh terutama pada hari pertama dan kedua Lebaran. Pengawasan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan juga akan diperketat guna mencegah terjadinya pelarian maupun kelalaian petugas. Setiap langkah pengamanan juga harus didukung dengan data serta dokumentasi koordinasi yang jelas sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas.
Selain itu, jajaran pemasyarakatan di wilayah juga mulai diperkenankan untuk mempublikasikan logo, konten, serta berbagai kegiatan terkait Hari Bakti Pemasyarakatan melalui berbagai media publikasi guna meningkatkan partisipasi dan dukungan masyarakat terhadap program pemasyarakatan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan dapat memahami secara menyeluruh rangkaian kegiatan serta kebijakan yang akan dilaksanakan dalam peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, sehingga setiap unit kerja dapat mempersiapkan diri dengan baik dan turut menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut secara optimal.
#KemenipasRI
#Pemasyarakatan
#KaranganyarAmpuh
#LapasKaranganyar
#PastiAmpuhPastiWBBM
#PrisonandGuard











































