Polda Sumbar dan Dinsos Perkuat Sinergi, Kapolda Gatot Tri Suryanta Luncurkan Pembinaan Sekolah Rakyat

3 days ago 4

PADANG – Lapangan Apel Mapolda Sumatera Barat menjadi saksi dimulainya penguatan pembinaan karakter generasi muda melalui program Pembinaan Sekolah Rakyat (SR). Program ini resmi diluncurkan oleh Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta, pada Selasa, 10 Maret 2026, sebagai bentuk sinergi antara Polda Sumbar dan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat.

Peluncuran program tersebut menjadi langkah konkret implementasi kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Inisiatif ini digagas langsung oleh Kapolda Sumbar sebagai bagian dari program Polri Peduli Pendidikan yang bertujuan memperkuat karakter, kedisiplinan, serta kepemimpinan generasi muda.

Dalam pelaksanaannya, Kepala Biro SDM Polda Sumbar Kombes Pol Anissullah M. Ridha, S.I.K., S.H., M.H., ditunjuk sebagai pelaksana utama program pembinaan. Ia merancang skema pembinaan komprehensif yang mencakup penguatan karakter, kedisiplinan, keterampilan sosial, serta pengembangan potensi siswa Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Sumatera Barat.

Program ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat. Kepala Dinas Sosial Sumbar, Syaifullah, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif yang dilakukan Polda Sumbar dalam mendukung pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Menurutnya, program pembinaan Sekolah Rakyat yang melibatkan institusi kepolisian ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Syaifullah bahkan berharap kerja sama antara Polda Sumbar dan Dinas Sosial dapat ditingkatkan menjadi program permanen sehingga pembinaan karakter bagi para siswa Sekolah Rakyat dapat berjalan secara berkelanjutan.

Kemeriahan kegiatan apel semakin terasa saat para siswa Sekolah Rakyat menampilkan berbagai keterampilan hasil pembinaan. Muhammad Fauzan bersama rekan-rekannya dari SRMA 4 Padang menampilkan peragaan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dengan penuh disiplin. Sementara itu, keterampilan Peraturan Baris Berbaris (PBB) ditunjukkan oleh Fauzil dari SRMP 5 Solok, serta kemampuan kepanduan oleh Daniel Jonathan dari SRMP 4 Padang.

Kegiatan juga diwarnai sesi dialog interaktif antara siswa dan pimpinan Polda Sumbar. Muhammad Asgar mengajukan pertanyaan mengenai tips menjadi seorang pemimpin yang baik. Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sumbar menekankan bahwa integritas, tanggung jawab, dan kedisiplinan merupakan kunci utama dalam membangun kepemimpinan.

Antusiasme siswa juga terlihat dari aspirasi beberapa siswi yang ingin bergabung menjadi anggota Polisi Wanita. Inayah Mustika Ratu, Erzizah Febrianigun, dan Tita Martalita menyampaikan cita-cita mereka untuk menjadi Polwan di masa depan.

Sementara itu, perwakilan guru Sekolah Rakyat, Eno Aulia Fikri, S.Pd., menanyakan mengenai keberlanjutan program pembinaan tersebut. Menanggapi hal ini, Kombes Pol Anissullah M. Ridha memastikan bahwa Biro SDM Polda Sumbar telah menyiapkan berbagai program lanjutan.

Program tersebut meliputi pendampingan psikologis bagi siswa, pelatihan kepemimpinan, hingga pembekalan keterampilan kemandirian yang diharapkan dapat membantu para siswa membangun masa depan yang lebih baik.

Melalui sinergi antara Polda Sumbar dan Dinas Sosial, program Pembinaan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi model kolaborasi lintas institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta pembinaan karakter generasi muda di Sumatera Barat.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |