Polisi dan Warga Bersihkan Lumpur Banjir, Sekolah di Agam Jadi Prioritas

5 hours ago 2

 Agam, Sumbar — Personel Polsek Tanjung Raya bersama warga bergotong royong membersihkan material lumpur, pasir, dan batu yang menutup jalan serta fasilitas umum akibat banjir di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Senin (26/7/2026).

Dengan menggunakan cangkul, sekop, sapu, ember, dan peralatan seadanya, polisi turun langsung membantu masyarakat membersihkan sejumlah lokasi terdampak di Jorong Kubu dan Jorong Labuah. Pembersihan difokuskan pada akses jalan dan fasilitas pendidikan agar dapat segera kembali digunakan.

Sejumlah personel terlihat bahu-membahu mengangkat lumpur dan batu yang masuk ke lingkungan sekolah. Pagar dan halaman SD Kubu serta SD Labuah menjadi bagian dari fasilitas umum yang terdampak luapan air setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Kapolsek Tanjung Raya IPTU Loren Efendi mengatakan, keterlibatan personel dalam kegiatan gotong royong merupakan bentuk kehadiran Polri saat masyarakat menghadapi bencana.

“Personel kami tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga turun langsung membantu warga membersihkan material banjir. Kami ingin memastikan akses masyarakat dan fasilitas umum dapat segera difungsikan kembali, ” kata Loren.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan pascabencana sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah nagari, instansi terkait, dan masyarakat.

Banjir membawa material lumpur, pasir, dan batu berukuran kecil hingga menutup sebagian badan jalan. Selain sekolah, sejumlah rumah warga, kantor pos, dan lahan pertanian turut terdampak.

Pemantauan di lapangan dipimpin Bhabinkamtibmas Nagari Sungai Batang Brigpol Fahmi Iskandar. Selain membantu pembersihan, personel kepolisian menyambangi warga untuk memastikan kondisi mereka dan menyampaikan imbauan keselamatan.

Sebagian warga yang rumahnya terdampak telah mengungsi sementara ke rumah sanak keluarga. Warga yang masih berada di sekitar jalur luapan air juga diminta segera menuju tempat aman apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

“Hingga saat ini tidak ada korban jiwa. Namun masyarakat tetap kami minta waspada karena kemungkinan hujan susulan masih dapat terjadi, ” ujar Loren.

Polsek Tanjung Raya akan terus meningkatkan patroli dan pemantauan di wilayah rawan bencana. Polisi juga mengimbau masyarakat tidak memaksakan diri melintasi jalur yang masih tertutup material atau berada di kawasan yang berpotensi mengalami luapan susulan.

Sinergi antara polisi dan warga dalam membersihkan dampak banjir diharapkan dapat mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat, terutama kegiatan pendidikan dan akses transportasi di Nagari Sungai Batang.

(Berry)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |