TANGERANG - Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggelar "Operasi Ketupat Jaya" selama 13 hari mulai hari Jum’at tanggal 13 sampai dengan 25 Maret 2026 dalam pengamanan arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan itu diawali dengan "Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Jaya - 2026" yang dipimpin Kapolresta Kombes Pol Wisnu Wardana serta diikuti ratusan personel gabungan di halaman Polresta Bandara Soetta.
Menurut Wisnu, apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat Jaya 2026.
"Sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar, " ujar Wisnu didampingi wakilnya AKBP Ida Bagus Widwan, saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya 2026.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat pada lebaran tahun 2026 mencapai 143, 9 juta orang atau turun sebesar 1, 75 persen yaitu 2, 5 juta orang dibanding tahun 2025 yang mencapai 146, 4 juta orang.
Kemudian, berdasarkan hasil rakor lintas sektoral, puncak arus mudik dan arus balik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, dimana puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14 s.d. 15 Maret 2026 dan 18 sampai dengan 19 Maret 2026.
"Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 s.d. 25 Maret 2026 dan 28 s.d. 29 Maret 2026. Meskipun demikian, kita tetap perlu mengantisipasi apabila terjadi peningkatan dalam realisasi pergerakannya, " kata Wisnu.
Wisnu menambahkan, seluruh pelaksanaan operasi ketupat jaya 2026 tentunya harus didukung dengan strategi komunikasi publik yang baik. Untuk itu, pastikan masyarakat mengetahui seluruh informasi layanan Kepolisian, pesan-pesan kamtibmas hingga penerapan rekayasa lalu lintas.
Selain itu, optimalkan layanan Kepolisian 110 guna menghadirkan pelayanan Kepolisian yang responsif dan solutif, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran personel baik dalam menginformasikan perkembangan situasi hingga menyelesaikan berbagai permasalahan di tengah masyarakat.
Pada kesempatan ini, Wisnu menekankan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu, ia berpesan agar terus meningkatkan soliditas dan sinergitas dalam setiap pelaksanaan tugas.
"Bersama kita wujudkan “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Selamat bertugas, jadikan setiap penugasan sebagai kehormatan, setiap tantangan sebagai panggilan tugas, serta setiap pelayanan bagi masyarakat, bangsa, dan negara sebagai ladang ibadah untuk mendapatkan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, " kata Wisnu.
Terakhir, Wisnu juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar mempersiapkan kondisi kesehatan dan kendaraan dengan baik, serta merencanakan perjalanan secara matang agar mudiknya berjalan lancar.
“Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan dan Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh umat Islam yang merayakan. Semoga di bulan yang penuh rahmat ini, kita senantiasa dilimpahkan ampunan dan keberkahan dalam menyambut hari kemenangan, " tandasnya. (Humas).











































