Mataram, NTB – Aksi perang mercon dan perang sarung yang dilakukan sekelompok remaja di Kelurahan Sayang-Sayang, Kecamatan Cakranegara, berhasil dibubarkan oleh personel Polsek Sandubaya, Kamis subuh (12/03/2026) sekitar pukul 06.00 WITA.
Peristiwa tersebut melibatkan dua kelompok remaja dari Lingkungan Rungkang Jangkuk dan Lingkungan Sayang Lauk. Aktivitas tersebut dinilai meresahkan masyarakat sekitar sehingga salah seorang warga segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Sandubaya langsung bergerak menuju lokasi untuk membubarkan aksi para remaja serta memberikan imbauan dan teguran agar tidak mengulangi perbuatan serupa.
Kapolsek Sandubaya AKP Niko Herdianto, S.T.K., S.I.K. membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa langkah cepat yang diambil pihaknya merupakan upaya mencegah potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat.
“Perang mercon maupun perang sarung tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan para pelaku. Karena itu kami segera menindaklanjuti laporan masyarakat dengan membubarkan kegiatan tersebut, ” jelasnya.
Selain melakukan pembubaran, petugas juga berkoordinasi dengan para kepala lingkungan setempat agar bersama-sama melakukan pengawasan dan pencegahan terhadap aktivitas serupa di wilayah masing-masing.
Kapolsek berharap peran aktif masyarakat, khususnya orang tua dan tokoh lingkungan, dapat membantu mengawasi aktivitas para remaja agar tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, ” tutupnya.(Adb)










































