MOROWALI, Sulawesi Tengah– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali membantah isu yang menyebut pengunduran jadwal pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Sulawesi Tengah disebabkan ketidaksiapan daerah sebagai tuan rumah. Sebaliknya, perubahan jadwal justru dilakukan untuk mematangkan seluruh persiapan penyelenggaraan sekaligus memberikan kesempatan kepada seluruh daerah peserta agar lebih siap mengikuti pesta olahraga terbesar di Sulawesi Tengah tersebut.
Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Porapar) Kabupaten Morowali, Mohammad Amin, ST., MT., saat ditemui wartawan media ini di ruang kerjanya, Senin (3/8/2026).
Menurut Amin, pengunduran jadwal Porprov X dari semula 2–11 November 2026 menjadi 6–15 Desember 2026 bukan karena infrastruktur maupun sarana prasarana di Morowali belum siap. Ia memastikan seluruh pembangunan venue pertandingan ditargetkan rampung pada September 2026.
"Dari sisi infrastruktur venue, kami pastikan seluruh pekerjaan selesai pada September 2026. Jadi, pengunduran ini bukan karena Morowali selaku tuan rumah belum siap, " tegas Amin.
Ia menjelaskan, perubahan jadwal tersebut telah ditetapkan melalui Surat Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 400.4/322/Dispora tertanggal 29 Juli 2026 tentang Pergeseran Jadwal Pelaksanaan Porprov X Sulawesi Tengah Tahun 2026.
Menurutnya, keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek strategis, termasuk memberi ruang kepada pemerintah kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah memanfaatkan APBD Perubahan untuk menyempurnakan persiapan kontingen masing-masing ditengah pembelakuan efesiensi anggaran saat ini.
"Kalau jadwal digeser ke Desember, pemerintah kabupaten dan kota memiliki waktu untuk menyesuaikan anggaran melalui APBD Perubahan ditengah efesiensi anggaran saat ini. Dengan begitu, persiapan atlet, ofisial, maupun kebutuhan teknis lainnya bisa lebih maksimal, " jelasnya.
Amin mengungkapkan, hingga saat ini seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah telah menyatakan kesiapannya mengikuti Porprov X. Tidak ada daerah yang menyampaikan keberatan atas perubahan jadwal tersebut. Justru, menurutnya, seluruh peserta menyambut baik keputusan itu karena memberikan waktu tambahan untuk mematangkan persiapan.
Sementara itu, dari sisi tuan rumah, Pemkab Morowali terus mempercepat berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan penyelenggaraan Porprov. Tidak hanya pembangunan venue pertandingan, tetapi juga seluruh fasilitas penunjang terus dibenahi agar siap digunakan sebelum pelaksanaan.
Persiapan tersebut meliputi penyediaan akomodasi bagi ribuan atlet dan ofisial, layanan konsumsi, transportasi, pengamanan, pelayanan kesehatan, hingga koordinasi lintas bidang kepanitiaan yang terus dilakukan secara intensif.
Amin mengatakan, tambahan waktu sekitar satu bulan tersebut justru dimanfaatkan untuk menyempurnakan setiap detail persiapan sehingga Morowali dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kontingen yang datang dari berbagai daerah.
"Kami ingin seluruh atlet, ofisial, dan tamu yang datang merasa nyaman selama berada di Morowali. Karena itu, seluruh aspek kami persiapkan dengan sebaik-baiknya. Tambahan waktu ini membuat persiapan semakin matang sehingga penyelenggaraan Porprov nantinya benar-benar sukses, " ujarnya.
Ia menambahkan, Porprov X bukan hanya menjadi ajang adu prestasi para atlet, tetapi juga momentum penting bagi Morowali untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah penyelenggara event olahraga berskala provinsi.
Lebih dari itu, lanjut dia menjelaskan bahwa pelaksanaan Porprov X akan dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Morowali ke-26, dimana perayaan HUT Morowali dijadwalkan berlangsung pada 5 Desember 2026, akan dilanjutkan pembukaan resmi Porprov X digelar pada 6 Desember 2026.
Rencananya, pembukaan Porprov X akan dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid dan dihadiri para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, jajaran KONI, pengurus cabang olahraga, serta ribuan atlet dan ofisial.
"Jadi, kesiapan itu makin matang dan kita ingin penyelenggaraan Porprov X tidak hanya sukses dari sisi pelaksanaan pertandingan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Kehadiran ribuan atlet, ofisial, pendamping, dan tamu diperkirakan akan meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), " tandasnya.
Berdasarkan pantauan wartawan media ini di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM), Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, pembangunan berbagai venue dan fasilitas penunjang Porprov X Sulawesi Tengah terus dikebut. Sejumlah pekerjaan konstruksi, mulai dari penyelesaian arena pertandingan hingga penataan landscape kawasan, masih berlangsung dan ditargetkan rampung pada September 2026, sepanjang tidak terkendala faktor cuaca.
Progres pembangunan yang terus berjalan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali dalam menyiapkan diri sebagai tuan rumah pesta olahraga terbesar di Sulawesi Tengah. Setelah seluruh pekerjaan fisik selesai, panitia masih memiliki waktu untuk melakukan uji fungsi fasilitas, penyempurnaan sarana pendukung, serta memastikan seluruh venue siap digunakan saat pelaksanaan Porprov.
Seperti diketahui, pengunduran jadwal Porprov X Sulawesi Tengah merupakan tindak lanjut atas permohonan resmi Pemerintah Kabupaten Morowali kepada Gubernur Sulawesi Tengah. Permohonan itu disampaikan melalui Surat Bupati Morowali Nomor 400.4.1/134/Disporabudpora/IV/2026 tentang Permohonan Pergeseran Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Sulawesi Tengah Tahun 2026.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa usulan pergeseran jadwal dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan Pemerintah Kabupaten Morowali sebagai tuan rumah, terutama dalam penyelesaian pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana olahraga, serta berbagai kebutuhan pendukung penyelenggaraan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung secara optimal.
Menindaklanjuti permohonan tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menerbitkan Surat Nomor 400.4/322/Dis.pora yang menetapkan pelaksanaan Porprov X Sulawesi Tengah di Kabupaten Morowali diundur dari jadwal semula menjadi 6–15 Desember 2026.
Dengan tambahan waktu tersebut, Pemerintah Kabupaten Morowali optimistis seluruh persiapan dapat diselesaikan secara maksimal. Tidak hanya memastikan seluruh venue siap digunakan, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik kepada ribuan atlet, ofisial, dan tamu yang akan hadir dari seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah, sehingga Porprov X dapat berlangsung sukses dan menjadi kebanggaan masyarakat Morowali.













































