Potensi Borimasunggu Melimpah, Arief Panguressang Harapkan Dukungan Anggaran Potensi dari Pusat untuk Dongkrak Ekonomi dan Wisata Daerah

4 days ago 3

PANGKEP – Kelurahan Borimasunggu, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, menyimpan kekayaan potensi alam yang luar biasa. Berada di kawasan hamparan tambak, sawah, pinggiran gunung dan dekat pesisir laut, wilayah ini memiliki panorama yang mempesona sekaligus peluang besar untuk dikembangkan sebagai kawasan ekonomi dan wisata.

Keindahan alam Borimasunggu menjadi daya tarik tersendiri. Dari kawasan bentangan tambak dan persawahan yang menghijau, pinggiran gunung, masyarakat dapat menikmati pemandangan yang menenangkan sekaligus menjadi aset berharga bagi pengembangan wisata berbasis alam.

Tidak hanya menawarkan panorama indah, Kelurahan Borimasunggu juga memiliki nilai sejarah dan religi. Di Kampung Kayu Mate terdapat makam seorang tokoh ulama asal Aceh yang berada di puncak gunung. Keberadaan situs tersebut menjadi bagian dari warisan sejarah yang berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata religi.

Lurah Borimasunggu, Andi Arief Panguressang,   mengatakan wilayah yang dipimpinnya memiliki potensi lokal yang sangat lengkap. Menurutnya, hampir seluruh sektor unggulan tersedia, mulai dari wisata alam, budaya, pertanian, perikanan, tambak hingga produksi garam.

"Kelurahan Borimasunggu memiliki potensi yang sangat lengkap. Potensi wisata, budaya, tambak, pertanian, perikanan hingga garam semuanya ada. Ini merupakan kekuatan besar yang perlu terus dikembangkan, " ujar Andi Arief Panguressang saat ditemui di ruang kerjanya beberapa hari lalu.

Ia menjelaskan, pada musim kemarau seperti sekarang ini, banyak masyarakat memanfaatkan tambak mereka untuk memproduksi garam. Aktivitas tersebut menjadi sumber penghasilan tambahan yang cukup menjanjikan bagi warga setempat.

Selain produksi garam, saat ini petani di Borimasunggu juga sedang menikmati masa panen padi. Hasil pertanian menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat yang selama ini tetap bertahan sebagai sektor unggulan daerah.

Tidak hanya itu, sebagian warga juga menggantungkan hidup dari usaha budidaya udang dan ikan di tambak. Sementara warga lainnya berprofesi sebagai nelayan karena letak Kelurahan Borimasunggu berada tidak jauh dari wilayah pesisir laut.

Keanekaragaman mata pencaharian tersebut menunjukkan bahwa Borimasunggu memiliki potensi ekonomi yang sangat besar apabila dikelola secara terpadu dengan dukungan pemerintah dan berbagai pihak terkait.

Namun demikian, menurut Andi Arief Panguressang,   besarnya potensi tersebut masih membutuhkan perhatian melalui dukungan anggaran potensi dari Pemerintah pusat yang memadai. Tanpa adanya pembiayaan yang cukup, pengembangan potensi lokal akan berjalan lebih lambat.

Ia berharap Pemerintah Pusat dapat memberikan alokasi anggaran potensi yang lebih besar untuk mendukung pembangunan sarana, infrastruktur, promosi wisata, hingga peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi yang dimiliki.

"Dengan adanya dukungan anggaran, kami optimistis seluruh potensi lokal dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar, meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja, sekaligus memperkuat perekonomian daerah, " ungkapnya.

Kelurahan Borimasunggu dinilai memiliki modal alam, budaya, sejarah, dan sumber daya masyarakat yang kuat. Apabila seluruh potensi tersebut dikelola secara maksimal dan berkelanjutan melalui sinergi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, Borimasunggu berpeluang menjadi salah satu kawasan unggulan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjadi destinasi wisata yang membanggakan.( Herman Djide)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |