Prajurit Kodim Rembang Tetap Latihan Silat Saat Puasa

4 hours ago 3

REMBANG - Di tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan, semangat para prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0720 Rembang tetap membara. Aktivitas latihan Pencak Silat Militer yang menjadi bagian dari pembinaan fisik dan mental prajurit, tetap dilaksanakan secara rutin di halaman Markas Kodim Rembang. Kegiatan ini menunjukkan dedikasi dan disiplin tinggi para prajurit dalam menjaga kesiapan operasional mereka, terlepas dari kondisi menjalankan ibadah puasa.

Pelaksanaan latihan Pencak Silat Militer ini dilakukan dengan penuh semangat dan fokus. Meskipun dalam kondisi berpuasa, para prajurit tampak tidak kendur sedikitpun dalam melatih jurus-jurus dan teknik bela diri yang diajarkan. Mereka memahami bahwa menjaga kebugaran fisik dan ketajaman mental adalah sebuah keharusan bagi seorang prajurit, terlebih dalam menghadapi berbagai tuntutan tugas di lapangan. Latihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bela diri, tetapi juga untuk membangun kekompakan antar prajurit serta menanamkan nilai-nilai disiplin.

Komandan Kodim 0720 Rembang, Letkol Inf. Darmawan Setiyadi, melalui salah satu perwira staf, menyampaikan bahwa latihan Pencak Silat Militer ini merupakan program rutin yang telah terjadwal. Ia menekankan bahwa ibadah puasa tidak menjadi halangan untuk tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang prajurit. Justru, momen Ramadan ini menjadi sarana untuk melatih kesabaran, keikhlasan, dan ketahanan diri, yang selaras dengan nilai-nilai yang tertanam dalam latihan bela diri militer. Para prajurit dilatih untuk dapat mengoptimalkan energi mereka dan tetap fokus pada tujuan latihan, meskipun dalam kondisi fisik yang mungkin sedikit berbeda.

Praktek Pencak Silat Militer yang dilakukan mencakup berbagai aspek, mulai dari teknik dasar, teknik menyerang, teknik bertahan, hingga aplikasi dalam situasi pertempuran jarak dekat. Pengawasan ketat dari instruktur terlatih memastikan bahwa setiap gerakan dilakukan dengan benar dan aman. Para prajurit dituntut untuk memiliki stamina yang baik, gerakan yang lincah, serta kemampuan membaca situasi lawan. Semangat sportivitas juga sangat dijunjung tinggi selama latihan berlangsung, menciptakan suasana yang positif dan membangkitkan motivasi.

Keberadaan latihan ini di halaman Makodim Rembang menjadi pemandangan tersendiri selama bulan puasa. Hal ini menunjukkan bahwa kesiapan prajurit dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara tidak pernah terhenti, bahkan di tengah menjalankan kewajiban spiritual. Para prajurit Kodim Rembang membuktikan bahwa disiplin militer dan nilai-nilai agama dapat berjalan beriringan, saling menguatkan dalam membentuk pribadi prajurit yang tangguh, profesional, dan beriman.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |