Prajurit TNI Hangatkan Ekonomi Papua Lewat "ROSITA"

1 week ago 6

INTAN JAYA - Di tengah kehangatan alam Intan Jaya, Papua Tengah, sebuah inisiatif mulia bernama ROSITA (Borong Hasil Tani) digelar oleh prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 744/Satya Yudha Bhakti (SYB). Program ini bukan sekadar transaksi, melainkan jembatan hati yang menghubungkan prajurit TNI dengan masyarakat lokal, khususnya para mama-mama Papua, demi menggerakkan roda ekonomi kampung.

Suasana akrab menyelimuti pinggir jalan di Distrik Sugapa pada Minggu (15/3/2026). Para mama dengan bangga menjajakan hasil kebun mereka—sayuran segar, buah-buahan ranum, dan umbi-umbian yang dipanen dari ladang—sementara prajurit dari TK Mamba dengan senyum ramah menyapa, berbincang, dan tak lupa memborong dagangan mereka.

Lebih dari sekadar jual beli, momen ini menjadi ruang berharga untuk mempererat tali silaturahmi. Sertu Suwardy Bao, salah satu personel TK Mamba Yonif 744/SYB, mengungkapkan makna mendalam di balik kegiatan ini.

"Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai saudara bagi masyarakat Papua. Dengan membeli hasil kebun mama-mama di sini, kami berharap bisa membantu perputaran ekonomi kecil di kampung, ” ujar Sertu Suwardy.

Ia menambahkan bahwa kedekatan emosional terjalin erat melalui interaksi langsung ini.

"Kedekatan seperti ini membuat kami merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Papua. Kami ingin terus menjaga hubungan baik dan saling membantu, ” tambahnya.

Para mama-mama Papua menyambut hangat kehadiran prajurit TNI. Selain merasa aman, mereka merasakan kepedulian tulus terhadap kehidupan sehari-hari mereka. ROSITA menjadi angin segar dan dukungan nyata bagi ekonomi keluarga, terutama bagi para mama yang menggantungkan hidup pada hasil jerih payah di kebun.

Melalui program ROSITA, Satgas Yonif 744/SYB menunjukkan komitmennya untuk membangun hubungan harmonis dengan masyarakat, mendorong perputaran ekonomi di tingkat kampung, dan menegaskan peran TNI sebagai sahabat yang selalu hadir di tengah rakyat. Semangat persaudaraan yang terpancar dari kebersamaan ini menjadi simbol harapan akan masa depan Papua yang lebih damai dan sejahtera. (PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |