Prajurit Yonif 300 Jadi Guru Dadakan di Pedalaman Nduga, Anak-anak Mumugu Kembali Semangat Belajar

4 weeks ago 5

NDUGA - Senyum puluhan anak memenuhi ruang kelas SD St. Aloysius, Kampung Mumugu, Distrik Krepkuri, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Kerinduan mereka terhadap sosok guru terobati saat prajurit Satgas Yonif 300/Brajawijaya hadir mengajar, Jumat (24/7/2026).

Kehadiran para prajurit langsung mengubah suasana kelas yang sederhana menjadi lebih hangat. Dengan pendekatan ramah dan penuh kesabaran, para Kesatria Brajawijaya mengajak anak-anak belajar membaca, menulis, dan berhitung.

Tak hanya pelajaran dasar, proses belajar juga diisi dengan wawasan kebangsaan. Anak-anak diajak menyanyikan lagu-lagu wajib nasional serta mengikuti permainan edukatif yang membuat suasana kelas semakin hidup.

Metode belajar sambil bermain itu membuat anak-anak Kampung Mumugu tampak antusias. Tawa dan keceriaan mereka menggema di ruang kelas, menunjukkan besarnya kerinduan terhadap kegiatan belajar yang menyenangkan.

"Kegiatan mengajar ini bukan sekadar transfer ilmu, melainkan upaya tulus untuk menanamkan mimpi dan cita-cita setinggi langit di dada generasi penerus Papua, " ujar Dan TK Batas Batu Lettu Inf Sutarno Eko.

Bagi Satgas Yonif 300/Brajawijaya, tugas menjaga keamanan di wilayah penugasan berjalan beriringan dengan upaya membantu mencerdaskan generasi muda di daerah terpencil.

Kehadiran prajurit di tengah anak-anak Mumugu juga menjadi bentuk kepedulian terhadap pendidikan di wilayah yang memiliki keterbatasan akses dan fasilitas.

Saat kegiatan belajar berakhir, jabat tangan dan lambaian tangan anak-anak mengiringi kepulangan para prajurit. Momen sederhana itu meninggalkan kesan mendalam sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan mengejar cita-cita.

(PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |