Semarang — Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Semarang pada hari ini melaksanakan kegiatan pembinaan kemandirian dengan memproduksi kue lebaran yang akan diperjualbelikan secara umum. Kegiatan ini diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari program pelatihan keterampilan, Selasa (03/03/2026).
Adapun jenis kue yang diproduksi meliputi kastengel, nastar, sagu keju, dan kue kacang, serta jenis kue lebaran lainnya. Proses pembuatan dilakukan secara bersama-sama di bawah pendampingan petugas pembinaan, mulai dari persiapan bahan, pengolahan adonan, pencetakan, hingga proses pemanggangan dan pengemasan.

Kegiatan pembuatan kue lebaran ini merupakan agenda tahunan yang secara konsisten dilaksanakan oleh Lapas Perempuan Semarang menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap tahunnya, para WBP menunjukkan kemampuan dan keterampilan yang semakin meningkat.

Hasil produksi mereka pun tidak kalah enak dan berkualitas dibandingkan dengan kue-kue yang dijual di pasaran luar, baik dari segi rasa, tampilan, maupun pengemasan.

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali WBP dengan keterampilan di bidang kuliner serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Hasil produksi kue lebaran tersebut dipasarkan kepada masyarakat umum sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan produktif di lingkungan lapas.
Kepala Seksi Bimbingan Kerja (Bimker), Rini Sulistyowati dalam keterangannya menyampaikan bahwa produk kue lebaran ini terbuka untuk umum dan dapat dipesan oleh masyarakat.
“Kue-kue hasil karya warga binaan ini dapat dipesan oleh masyarakat luas. Kami juga melayani pesanan dalam jumlah tertentu dan bisa disesuaikan atau custom sesuai dengan keinginan pemesan, baik dari segi jenis kue, kemasan, maupun variasi isian. Ini menjadi bentuk nyata bahwa warga binaan memiliki kemampuan dan kualitas yang tidak kalah bersaing, ” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Semarang berharap WBP dapat memperoleh pengalaman kerja nyata serta meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian ekonomi sebagai bekal setelah menyelesaikan masa pembinaan.
(Humas LPP Semarang)





































