Puzzle Nusantara Satgas Yonif 408: Tanamkan Nasionalisme Anak Pegunungan Papua

1 week ago 12

LANNY JAYA - Di tengah keindahan alam pegunungan Papua yang membentang luas di Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, prajurit Tentara Nasional Indonesia dari Satgas Yonif 408/Sbh menghadirkan keceriaan dan pembelajaran tak terlupakan bagi anak-anak Kampung Wome. Melalui sebuah permainan edukatif yang sederhana namun penuh makna, yakni 'Puzzle Nusantara', nilai-nilai cinta tanah air ditanamkan dengan cara yang unik dan menyentuh, pada Kamis (5/3/2026).

Potongan-potongan puzzle bergambar peta Indonesia, terbentang dari Sabang hingga Merauke, disusun dengan penuh semangat oleh tangan-tangan mungil mereka. Sorak-sorai dan tawa riang pecah saat peta kebangsaan itu utuh terbentuk, menjadi momen berharga bagi anak-anak untuk pertama kalinya mengenal luasnya wilayah negara mereka. Permainan ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan sebuah pintu gerbang awal menuju pemahaman tentang identitas bangsa.

Tak berhenti di situ, para prajurit dengan sabar memperkenalkan simbol-simbol negara yang sakral: lambang negara Burung Garuda dan Bendera Merah Putih. Dengan pendekatan yang humanis dan penuh kasih sayang, anggota Satgas menjelaskan arti penting persatuan, kekayaan keberagaman, serta semangat perjuangan yang telah mengukuhkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Danpos Kuyawage, Kapten Inf Soleh Arifin, menjelaskan tujuan mulia di balik kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa inisiatif tersebut adalah bagian integral dari upaya pembinaan teritorial yang berfokus pada pembangunan karakter generasi penerus di wilayah penugasan mereka.

“Melalui kegiatan sederhana seperti Puzzle Nusantara ini, kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Jika sejak kecil mereka sudah mengenal Peta Indonesia, Burung Garuda, dan Bendera Merah Putih, maka di dalam hati mereka akan tumbuh rasa bangga dan memiliki terhadap NKRI, ” kata Kapten Soleh Arifin.

Kapten Soleh Arifin menambahkan, kehadiran TNI di pegunungan Papua ini lebih dari sekadar menjalankan tugas pengamanan. Ini adalah tentang membangun ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat, terutama dengan anak-anak yang merupakan harapan masa depan.

“Kami berharap kelak mereka menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan setia kepada bangsa dan negara. Pendidikan karakter bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti ini, ” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata pendekatan teritorial yang dijalankan oleh Satgas Yonif 408/Sbh. Pendekatan ini tidak hanya mengedepankan aspek keamanan, tetapi juga merambah ke ranah edukasi dan pembinaan moral. Di tengah keterbatasan fasilitas belajar yang mungkin ada di daerah pegunungan, metode kreatif melalui permainan edukatif terbukti sangat efektif dalam menumbuhkan rasa kebangsaan secara alami dan mendalam.

Dari kepingan puzzle yang kini tersusun rapi di hadapan mereka, tersirat sebuah pesan universal tentang kekuatan persatuan. Sama seperti setiap potongan puzzle yang berbeda namun saling melengkapi untuk membentuk satu gambar utuh, keberagaman Indonesia adalah fondasi yang justru menyatukan bangsa ini. Di Kampung Wome, semangat kebangsaan itu kini mulai bersemi, tumbuh dari jari-jari kecil yang sedang belajar mengenali dan mencintai tanah airnya sendiri.

(Wartamiliter)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |