PANGKEP SULSEL - Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Yusran Lalogau, terus melaksanakan Safari Ramadan di sejumlah masjid di wilayah Pangkep sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat.
Dalam setiap kunjungannya, Bupati menyampaikan pesan penting tentang arah pembangunan daerah, khususnya di tengah tantangan efisiensi anggaran dan pemangkasan anggaran dana desa dari pusat yang saat ini dihadapi.
Menurutnya, Ramadan bukan hanya momentum meningkatkan ibadah spiritual, tetapi juga waktu yang tepat untuk melakukan refleksi bersama tentang bagaimana membangun daerah termasuk membangun desa dengan lebih baik dan lebih bijaksana.
Di hadapan jamaah, ia menegaskan bahwa untuk menghidupkan potensi rakyat, semua pihak harus berpikir strategis dan mampu menghilangkan berbagai bentuk pemborosan.
“Kalau kita ingin pembangunan tetap berjalan, kita harus menguatkan potensi masyarakat dan meninggalkan belanja-belanja yang tidak penting, ” ujarnya dalam salah satu sambutannya.
Bupati dua periode itu menilai bahwa kekuatan utama Pangkep terletak pada sumber daya manusianya serta potensi alam yang melimpah, mulai dari sektor perikanan, pertanian, hingga usaha kecil masyarakat.
Karena itu, ia mendorong agar masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi juga aktif mengembangkan usaha produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ia juga mengajak jajaran pemerintah kecamatan dan desa untuk lebih selektif dalam merancang program, dengan memprioritaskan kegiatan yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga.
Safari Ramadan, kata dia, menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan arah kebijakan pembangunan ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan semangat gotong royong sebagai modal sosial utama dalam membangun daerah.
Menurutnya, efisiensi anggaran bukan berarti menghentikan pembangunan, melainkan menata ulang prioritas agar lebih tepat sasaran dan memberi dampak luas.
Melalui Safari Ramadan ini, ia berharap terbangun kesadaran kolektif bahwa pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat demi Pangkep yang lebih maju, aman, dan sejahtera.( Herman Djide)














































