Satgas Yonif 403/WP Gandeng Puskesmas Gelar Posyandu dan Pengobatan Gratis di Perbatasan Papua, Puluhan Balita Terlayani

1 month ago 59

BOVEN DIGOEL - Komitmen TNI dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 403/Wirasada Pratista (WP) bersama Puskesmas Getentiri menggelar pelayanan kesehatan terpadu, posyandu, dan pengobatan gratis bagi warga Kampung Prabu Atas, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Koramil 1711-13/Getentiri tersebut menyasar puluhan balita dan masyarakat sekitar. Sebanyak 28 balita mengikuti layanan posyandu yang meliputi pemeriksaan kesehatan, pemantauan tumbuh kembang, hingga edukasi kesehatan kepada para orang tua.

Komandan Satgas Yonif 403/WP, Letkol Inf Moh Irwan Afandi, mengatakan sinergi antara Satgas, tenaga kesehatan, dan kader posyandu merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat di wilayah perbatasan.

"Pelayanan kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya balita yang membutuhkan pemantauan tumbuh kembang secara berkala. Selain membantu meningkatkan derajat kesehatan warga, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara prajurit TNI dengan masyarakat, " ujar Letkol Inf Moh Irwan Afandi.

Dalam pelaksanaannya, lima personel Satgas dari Pos Komando Taktis (Kotis) yang dipimpin Sertu Mohamad Arif Rohmanudin berkolaborasi dengan tenaga kesehatan Puskesmas Getentiri serta kader Posyandu Kampung Prabu Atas.

Selain pelayanan posyandu, Satgas Yonif 403/WP juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga. Kehadiran layanan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka.

Menurut Dansatgas, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis yang terus dilakukan TNI selama menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus mempererat tali persaudaraan dengan masyarakat sekaligus menjadi bentuk pengabdian TNI dalam membantu meningkatkan kualitas kesehatan warga di wilayah perbatasan, " katanya.

Apresiasi juga disampaikan Ety Yuniarti, S.K.M., staf Puskesmas Getentiri. Ia menilai keterlibatan personel Satgas memberikan dukungan besar terhadap kelancaran pelayanan kesehatan di lapangan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas yang telah membantu pelaksanaan posyandu. Kehadiran mereka, termasuk inisiatif memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat, membuat warga semakin antusias mengikuti kegiatan ini, " ujar Ety.

Hal senada disampaikan Maria Dimar, salah seorang orang tua balita yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengaku pelayanan kesehatan yang diberikan sangat membantu masyarakat, terutama bagi keluarga yang tinggal di wilayah dengan akses layanan kesehatan yang terbatas.

"Kami merasa sangat terbantu. Melalui kegiatan ini kami bisa mengetahui perkembangan kesehatan anak-anak kami tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara rutin, " ungkap Maria.

Melalui kolaborasi bersama Puskesmas Getentiri, Satgas Yonif 403/WP menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan perbatasan RI–PNG, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan kesehatan dan kegiatan sosial yang berkelanjutan.

(Agung)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |