Sekda Pangkep Dorong Musrenbang Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembuka Lapangan Kerja

1 day ago 4

PANGKEP – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Hj. Suriani Hamid, SE, mendorong agar pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat desa dan kelurahan benar-benar diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Hj. Suriani Hamid dalam pertemuan bersama sejumlah kepala desa dan kepala kelurahan di Kantor Daerah Kabupaten Pangkep beberapa hari lalu.

Menurutnya, Musrenbang tidak seharusnya hanya menjadi agenda rutin untuk menyusun daftar usulan pembangunan, tetapi harus menjadi ruang untuk merancang program yang mampu memberikan dampak langsung terhadap kehidupan ekonomi masyarakat.

“Kita berharap pelaksanaan Musrenbang benar-benar dapat diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Potensi lokal yang selama ini masih tertidur juga perlu dimasukkan dalam agenda pembahasan agar dapat dimaksimalkan pemanfaatannya, ” demikian inti harapannya.

Ia menilai setiap desa dan kelurahan memiliki potensi yang berbeda-beda, baik di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kelautan, pariwisata maupun usaha mikro dan ekonomi kreatif.

Potensi tersebut, kata dia, perlu dipetakan dan kemudian dijadikan dasar dalam menyusun program pembangunan. Dengan demikian, anggaran pembangunan tidak hanya digunakan untuk pembangunan fisik, tetapi juga mampu menciptakan kegiatan ekonomi produktif.

“Lahan tidur harus bisa dimanfaatkan. Potensi yang ada jangan dibiarkan begitu saja. Kita ingin ada lapangan kerja yang terbuka, ekonomi rakyat meningkat dan masyarakat memiliki sumber pendapatan yang lebih baik, ” menjadi arah yang diharapkan dalam pelaksanaan Musrenbang.

Untuk itu, kepala desa dan kepala kelurahan diharapkan mampu menggali potensi wilayah masing-masing sebelum menetapkan program prioritas. Usulan masyarakat juga perlu diarahkan pada kegiatan yang memiliki manfaat jangka panjang dan dapat menghasilkan nilai ekonomi.

Program seperti pengembangan kawasan pertanian, pemanfaatan lahan tidur, pengolahan hasil pertanian dan perikanan, pengembangan UMKM, peternakan, wisata berbasis desa serta pelatihan keterampilan masyarakat dapat menjadi bagian dari agenda pembangunan apabila sesuai dengan potensi masing-masing wilayah.

Dengan pendekatan tersebut, Musrenbang diharapkan tidak berhenti pada perencanaan pembangunan, tetapi mampu melahirkan desa dan kelurahan yang produktif, mandiri serta memiliki sumber-sumber ekonomi baru.

Pemerintah daerah juga diharapkan dapat memperkuat dukungan melalui pembinaan, akses permodalan, teknologi, pemasaran dan pembangunan infrastruktur penunjang sehingga potensi lokal yang selama ini belum berkembang dapat benar-benar menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Pangkep.

Pada akhirnya, keberhasilan Musrenbang bukan hanya dilihat dari banyaknya program yang masuk dalam dokumen perencanaan, tetapi dari seberapa besar program tersebut mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi kemiskinan dan menggerakkan ekonomi lokal.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |