BARRU - Suasana khidmat dan ceria menyelimuti Masjid Nurul Iman Butung, Desa Lasitae, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru.
Pada Ahad (15/3/2026), puluhan anak-anak berkumpul dengan antusias untuk mengikuti Festival Anak Saleh, sebuah ajang tahunan yang menjadi wadah syiar Islam bagi generasi muda.
Acara yang bertepatan dengan 25 Ramadan 1447 H ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanete Rilau, Abd Rahman Awan, S.Pd.I.
Kehadiran para tokoh penting mulai dari Kepala Desa Lasitae, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga tokoh masyarakat setempat menambah kekhidmatan acara tersebut.
Kepala Desa Lasitae, Kartini Baharuddin, S.Sos, dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan orang tua yang telah berperan aktif.
Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan investasi jangka panjang untuk karakter anak.
"Kami berharap Festival Anak Saleh ini mampu menanamkan nilai-nilai keimanan yang kokoh. Tujuannya jelas, kita ingin membentuk generasi muda Desa Lasitae yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga saleh dan berakhlak mulia, " ujar Kartini Baharuddin.
Festival ini dimeriahkan dengan berbagai lomba keagamaan yang memancing kreativitas dan keberanian anak-anak. Selain perlombaan, acara juga diisi dengan:
- Lomba Keagamaan: Menguji kemampuan hafalan dan pemahaman agama.
- Ceramah Singkat: Memberikan pembekalan rohani bagi para peserta dan orang tua.
- Pembagian Hadiah: Sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan prestasi anak-anak.
Lebih dari sekadar kompetisi, Festival Anak Saleh ini menjadi simbol persatuan warga Desa Lasitae.
Momentum ini berhasil memperkuat tali ukhuwah Islamiyah antarwarga, sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT di penghujung bulan suci.
Acara ditutup dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan, meninggalkan kesan mendalam bagi anak-anak sebagai bekal mereka tumbuh menjadi pribadi yang membanggakan desa dan agama.














































