Semarang Gelar CKG dan Skrining TBC, 300 Warga Binaan dan Pegawai Ikuti Pemeriksaan Kesehatan

1 hour ago 2

Semarang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Semarang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang melaksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Tuberkulosis (TBC) menggunakan Chest X-Ray bagi warga binaan dan pegawai. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini serta peningkatan kualitas layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan, Kamis (3/9/2026).

Sebanyak 278 warga binaan dan 22 pegawai mengikuti rangkaian pemeriksaan yang dilaksanakan pada pukul 09.00 hingga 12.30 WIB. Pelaksanaan kegiatan melibatkan Tim Petugas Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Semarang, Puskesmas Poncol, serta Petugas Kesehatan Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar yang meliputi gula darah, kolesterol, tinggi badan, dan berat badan. Selain itu, dilakukan pula skrining TBC menggunakan Chest X-Ray untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya tuberkulosis.

Dokter Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang, drg. Femi, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting dilakukan, khususnya di lingkungan pemasyarakatan yang membutuhkan perhatian terhadap kesehatan bersama.

“Kegiatan CKG dan skrining TBC ini menjadi langkah penting dalam upaya deteksi dini kondisi kesehatan warga binaan maupun pegawai. Dengan pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh, apabila ditemukan adanya indikasi gangguan kesehatan, khususnya TBC, dapat segera ditindaklanjuti sehingga penanganannya lebih cepat dan tepat. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu memantau kondisi kesehatan sekaligus mencegah risiko penularan penyakit di lingkungan Lapas, ” ujar drg. Femi.

Skrining TBC menjadi bagian penting dalam kegiatan ini mengingat tuberkulosis merupakan penyakit menular yang memerlukan deteksi dan penanganan sedini mungkin. Melalui pemeriksaan Chest X-Ray, potensi kasus dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penanganan dan pencegahan penyebaran dapat segera dilakukan.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari program kolaborasi antara Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama Menteri Kesehatan yang dilaksanakan secara serentak di Lapas dan Rutan seluruh Indonesia.

Melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang, Lapas Perempuan Semarang terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan dan pegawai. Upaya ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat sekaligus menunjang proses pembinaan warga binaan secara berkelanjutan.

(Humas LPP Semarang)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |