PANGKEP – Bantuan seragam sekolah gratis dari Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, membawa kebahagiaan tersendiri bagi siswa dan orang tua di wilayah pegunungan. Program tersebut dinilai sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga, khususnya di daerah yang akses dan kondisi ekonominya masih terbatas.
Kepala SMPN 4 Satap Kecamatan Bungoro, Syahidah, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/7/2026), menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Pangkep atas perhatiannya di dunia pendidikan melalui bantuan seragam sekolah gratis bagi peserta didik. Bantuan seragam gratis tersebut diantaranya seragam OSIS, Pramuka, Olah raga dan Pramuka
Menurut Syahidah, bantuan tersebut memiliki arti yang sangat besar bagi masyarakat di wilayah pinggiran gunung. Banyak orang tua siswa yang harus berjuang memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka, sehingga kehadiran program ini benar-benar memberikan manfaat yang nyata.
"Atas nama keluarga besar SMPN 4 Satap Bungoro, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau. Bantuan seragam sekolah gratis ini sangat membantu orang tua siswa, terutama bagi kami yang berada di wilayah pinggiran gunung, " ungkapnya.
Ia menambahkan, dengan adanya bantuan seragam gratis, orang tua dapat mengalokasikan pengeluaran mereka untuk kebutuhan pendidikan lainnya. Hal ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memastikan setiap anak memperoleh kesempatan belajar dengan nyaman tanpa terbebani biaya perlengkapan sekolah.
Program bantuan seragam gratis juga diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar siswa. Mengenakan seragam baru yang diberikan pemerintah menjadi motivasi tersendiri bagi anak-anak untuk lebih percaya diri dan rajin mengikuti proses pembelajaran di sekolah.
Syahidah berharap program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan, terutama bagi sekolah-sekolah di daerah terpencil dan pinggiran, menjadi langkah penting dalam mewujudkan pemerataan pendidikan serta menciptakan generasi Pangkep yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.( Herman Djide)
















































