Senyum Orang Tua di Lereng Gunung: Seragam Gratis dari Bupati Pangkep Ringankan Beban Keluarga Siswa SDN 25 Tabo-Tabo

1 month ago 25

PANGKEP – Bantuan seragam sekolah gratis dari Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, membawa kebahagiaan bagi para siswa dan orang tua di SDN 25 Tabo-Tabo, Kecamatan Bungoro. Program tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah lereng gunung dengan kondisi ekonomi dan akses yang masih terbatas.

Kepala SDN 25 Tabo-Tabo, Taswiah, S.Ag., saat ditemui di sela-sela kesibukannya, Senin (20/7/2026), mengatakan bahwa beberapa hari lalu pihak sekolah telah membagikan seragam sekolah gratis kepada para siswa. Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Pangkep terhadap dunia pendidikan.

Menurut Taswiah, bantuan itu sangat dirasakan manfaatnya oleh para orang tua siswa. Sebagian besar masyarakat di wilayah Tabo-Tabo tinggal cukup jauh dari pusat kota sehingga tidak mudah memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah, termasuk pembelian seragam.

"Alhamdulillah, bantuan ini sangat meringankan beban orang tua siswa kami. Lokasi sekolah berada di wilayah lereng gunung sehingga banyak keluarga yang harus berjuang lebih keras untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya, " ujar Taswiah.

Ia menjelaskan, setiap siswa menerima empat jenis seragam, yaitu seragam OSIS, Pramuka, batik, dan olahraga. Dengan adanya bantuan tersebut, para siswa dapat mengikuti seluruh kegiatan sekolah dengan perlengkapan yang lengkap tanpa harus membebani orang tua.

Taswiah juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bupati Pangkep atas perhatian yang diberikan kepada sekolah-sekolah, termasuk yang berada di daerah terpencil. Menurutnya, program seragam gratis bukan hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga mampu meningkatkan semangat belajar dan rasa percaya diri para siswa.

Program seragam sekolah gratis ini diharapkan terus berlanjut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas. Bagi masyarakat di wilayah pelosok seperti SDN 25 Tabo-Tabo, bantuan tersebut menjadi bukti bahwa perhatian pemerintah hadir hingga ke daerah-daerah yang jauh dari pusat kota, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan meraih cita-cita.( Herman Djide)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |