Siraman Rohani di Rutan Kudus Bekal Karakter Warga Binaan

6 hours ago 1

KUDUS - Di tengah hiruk pikuk kehidupan yang terkadang menyimpang, nyala api keagamaan menjadi lentera penuntun bagi setiap insan. Di Rutan Kelas IIB Kudus, denyut nadi pembinaan keagamaan terus bergema, tak lain demi memahat karakter warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik. Melalui sebuah pengajian yang khidmat pada Senin (22/06) lalu, mereka seolah diajak merenungi kembali jalan hidup, memperkokoh fondasi iman, dan menumbuhkan kesadaran untuk mengukir lembaran baru yang lebih bermakna.

Kegiatan yang berlangsung di selasar Masjid At-Taubah ini bukan sekadar ritual semata. Ia adalah ruang bagi Kusyono, Petugas Pembina Kepribadian, untuk menyentuh relung hati para warga binaan dengan untaian kata penuh makna. Materi keagamaan yang disampaikan bagai embun penyejuk, diharapkan mampu menguatkan keyakinan dan memberi arah untuk terus berbenah diri, menjadi bekal berharga saat kelak kembali membaur dengan masyarakat.

Kusyono tak henti-hentinya mengajak para peserta untuk menjadikan masa pembinaan ini sebagai momentum berharga untuk bercermin diri dan menyempurnakan ibadah. "Pengajian rutin ini bukan hanya menjadi sarana menambah ilmu agama, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat mental dan spiritual warga binaan agar siap menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti, " ujar Kusyono.

Suasana khusyuk menyelimuti setiap sudut ruangan. Dari lantunan ayat suci Al-Qur'an hingga paparan materi yang menekankan pentingnya akhlak mulia, kesabaran, serta semangat pantang menyerah untuk menjadi insan yang lebih baik, semua diserap dengan penuh perhatian. Para warga binaan, dalam keheningan yang mendalam, seolah menemukan kembali pegangan hidup, sebuah peta jalan spiritual untuk menavigasi masa depan.

Rutan Kelas IIB Kudus menaruh harapan besar, agar melalui gelaran pengajian rutin ini, para warga binaan tidak hanya bertambah wawasan agamanya, namun juga mampu menerjemahkan nilai-nilai luhur tersebut ke dalam setiap tindak tanduk kehidupan. Sebuah ikhtiar tulus untuk memastikan bahwa setiap langkah mereka, baik di dalam maupun di luar tembok rutan, senantiasa diiringi oleh kebaikan dan ketulusan.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |