Dorong Digitalisasi UMKM, Mahasiswa KKM UNIBA Bantu Kue Kering Nde'Nok Miliki QRIS

1 day ago 10

SERANG – Komitmen mendukung transformasi digital pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus diwujudkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Kelompok 11 di Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Curug, Kota Serang. Melalui program kerja bidang ekonomi, mahasiswa berhasil mendampingi UMKM Kue Kering Nde'Nok hingga memiliki Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital.

Program yang ditutup dengan penyerahan QRIS kepada pemilik usaha pada Minggu (26/7/2026) ini menjadi salah satu langkah nyata mahasiswa KKM dalam mempercepat digitalisasi UMKM sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen.

Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari identifikasi kebutuhan usaha, membantu melengkapi persyaratan administrasi, proses pendaftaran, hingga mendampingi proses verifikasi oleh penyedia layanan pembayaran digital. Setelah seluruh tahapan selesai, QRIS resmi diserahkan kepada pemilik UMKM agar dapat langsung digunakan dalam transaksi sehari-hari.

Koordinator KKM Universitas Bina Bangsa Kelompok 11 mengatakan bahwa digitalisasi sistem pembayaran merupakan salah satu kebutuhan penting bagi UMKM agar mampu mengikuti perkembangan pola transaksi masyarakat yang kini semakin mengandalkan pembayaran non-tunai.

"Melalui program ini, kami ingin membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kehadiran QRIS diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi pelanggan sekaligus meningkatkan daya saing usaha di era digital, " ujarnya.

Selain menyerahkan QRIS, mahasiswa KKM juga memberikan edukasi mengenai cara mengaktifkan dan menggunakan sistem pembayaran digital tersebut. Pemilik usaha dibimbing untuk menerima pembayaran melalui berbagai aplikasi dompet digital maupun mobile banking sehingga dapat mengoperasikan QRIS secara mandiri.

Pemilik UMKM Kue Kering Nde'Nok menyambut baik program tersebut. Menurutnya, keberadaan QRIS memberikan kemudahan bagi pelanggan yang ingin bertransaksi tanpa uang tunai sekaligus membuat usahanya terlihat lebih modern dan profesional.

"Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa yang telah mendampingi hingga usaha kami memiliki QRIS. Kini pelanggan bisa membayar dengan lebih mudah, dan kami optimistis pelayanan kepada konsumen akan semakin baik, " ungkapnya.

Bagi mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa, program pendampingan QRIS bukan sekadar pelaksanaan program kerja, tetapi juga menjadi bentuk nyata kontribusi dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Digitalisasi pembayaran dinilai mampu membantu UMKM meningkatkan efisiensi transaksi, memperluas akses pasar, serta membangun kepercayaan konsumen.

Melalui program ini, mahasiswa berharap semakin banyak pelaku UMKM di Kelurahan Sukajaya yang terdorong untuk mengadopsi sistem pembayaran digital sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha. Dengan demikian, UMKM lokal diharapkan mampu tumbuh lebih adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah perkembangan ekonomi digital.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bukti komitmen Universitas Bina Bangsa dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat melalui program-program yang memberikan manfaat nyata, sekaligus mendorong lahirnya UMKM yang siap bersaing di era transformasi digital.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |