Diduga Limbah RS Wiradadi dibuang drainase Sawah Warga

2 hours ago 5

SOKARAJA ~ pipa sepanjang hampir satu kilometer yang membentang melintasi saluran irigasi mini milik warga di sekitar RS Wiradadi Husada, Sokaraja, menimbulkan kegelisahan mendalam. Pemasangan fasilitas yang tak terduga ini tak pelak menjadi sorotan utama, terutama karena prosesnya diduga tanpa sepengetahuan dan izin dari masyarakat setempat, Jum'at (15/08\2028)

Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Hingga kini, fungsi pasti dari pipa raksasa ini masih menjadi misteri bagi mereka. Ketidakjelasan inilah yang memicu berbagai spekulasi, termasuk dugaan adanya aktivitas pembuangan limbah yang berpotensi membahayakan kelangsungan hidup para petani di wilayah tersebut.

Situasi ini semakin memanas ketika Lembaga Bantuan Hukum (LBH) LSM setempat turut angkat bicara, menyoroti kejanggalan dalam pemasangan pipa tersebut. Mereka menilai, prosedur yang ditempuh dalam pemasangan pipa pembuangan ini tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku, menambah daftar panjang kecurigaan warga.

Menyikapi potensi ancaman ini, warga berencana untuk menuntut audit mendalam terhadap pengolahan limbah yang diduga menjadi sumber bahaya. Kekhawatiran akan penyakit menular akibat paparan limbah yang berbahaya menjadi momok menakutkan bagi kelangsungan masyarakat petani.

“Saya sangat takut kalau-kalau penyakit menular bisa timbul gara-gara pipa pembuangan ini, ” ungkap seorang petani yang enggan disebutkan namanya, namun akrab disapa Bobak. Ia mendesak agar aktivitas pembuangan limbah segera dihentikan.

“Kami minta agar pembuangan limbah ini segera dihentikan. Kami juga menghimbau agar masyarakat menjauhi area pembuangan limbah ini karena kami merasa itu berbahaya, ” tegas Bobak.

Lebih lanjut, masyarakat menaruh harapan besar kepada pihak terkait agar menolak pembuangan limbah di saluran irigasi persawahan. Dukungan dan campur tangan pemerintah daerah sangat dinantikan untuk melakukan audit menyeluruh hingga akhirnya penutupan terhadap pipa bermasalah tersebut dapat terwujud.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada pihak RS Wiradadi Husada, melalui salah satu perwakilannya bernama Rini, belum membuahkan hasil. Pihaknya memilih bungkam saat dimintai keterangan, sebuah sikap yang tentu saja semakin menambah rasa kecewa di kalangan masyarakat.


(N.SON)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |