Tanpa APBN, Brimob dan Polres Barru Rampungkan Jembatan Gantung untuk Masyarakat

2 hours ago 2

BARRU – Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, meresmikan Jembatan Gantung “Gineung Pratidina” di Dusun Pakka, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Rabu (4/3/2026). Peresmian ini menandai babak baru bagi aksesibilitas warga setempat yang selama ini terisolasi saat musim penghujan.

​Pembangunan jembatan sepanjang 25 meter dan lebar 2, 5 meter ini merupakan kolaborasi nyata antara Batalyon B Satbrimob Polda Sulsel dan Polres Barru. Menariknya, seluruh anggaran pembangunan bersumber dari swadaya mandiri personel, tanpa menyentuh dana APBD maupun APBN.

​Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, menegaskan bahwa proyek ini adalah implementasi langsung dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan di daerah terpencil.

​“Infrastruktur yang baik adalah fondasi keamanan berkelanjutan. Ini adalah cerminan filosofi ‘Polri Hadir’, memastikan negara ada di tengah kesulitan masyarakat, ” tegas Irjen Pol Djuhandhani. Ia juga menambahkan bahwa jembatan ini merupakan proyek kedua setelah sebelumnya meresmikan Jembatan “Satya Haprabu” di Kabupaten Soppeng pada Desember 2025 lalu.

​Senada dengan Kapolda, Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa jembatan ini menjadi solusi atas bahaya yang selama ini mengintai warga. Sebelum jembatan permanen ini berdiri, warga dan anak sekolah harus bertaruh nyawa menggunakan penyeberangan darurat yang rawan hanyut saat debit air sungai meningkat.

​“Kami berharap jembatan ini memperlancar aktivitas ekonomi, akses pendidikan bagi anak-anak, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Dusun Pakka secara keseluruhan, ” ujar AKBP Ananda Fauzi.

​Proses pembangunan Jembatan Gineung Pratidina memakan waktu kurang lebih dua bulan, dimulai sejak 2 Januari 2026. Kehadiran jembatan ini disambut haru oleh warga Desa Nepo yang kini tak lagi khawatir terisolasi saat cuaca buruk melanda.

​Acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel, unsur Forkopimda Kabupaten Barru, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta puluhan warga yang antusias menyaksikan pemotongan pita sebagai tanda fungsionalnya jembatan tersebut.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |