Purwokerto – Meski tengah menjalankan tugas kedinasan dari rumah (Work From Home), jajaran Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto membuktikan bahwa pelayanan dan koordinasi tidak boleh kendur. Pada Jumat (03/07/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, Bapas Purwokerto sukses menyelenggarakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting.
Agenda utama sidang kali ini berfokus pada pembahasan mendalam mengenai program bimbingan klien, serta pemutakhiran data krusial dari masing-masing Pembimbing Kemasyarakatan (PK). Data yang dibedah meliputi jumlah klien yang dibimbing, tingkat kepatuhan klien yang wajib lapor, berapa Klien yang hilang, hingga pemetaan mendetail mengenai status klien yang sudah maupun belum mendapatkan pekerjaan.
Kegiatan yang berlangsung dinamis ini diikuti oleh seluruh PK Bapas Purwokerto serta staf JFU bagian Registrasi Bimbingan Klien Dewasa (BKD).
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Subseksi BKD, Eling. Dalam pengantarnya, beliau menekankan pentingnya akurasi data di tengah sistem kerja remote demi memastikan hak-hak klien tetap terpenuhi dengan baik.
"Sidang TPP virtual di masa WFH ini merupakan bukti komitmen kita bersama. Kami ingin memastikan data dari setiap PK benar-benar valid, mulai dari siapa saja yang aktif melapor hingga peta kemandirian ekonomi klien. Data ini adalah kompas kita dalam menentukan program bimbingan yang tepat sasaran ke depan, " ujar Eling.
Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pengarahan sekaligus sambutan hangat dari Kepala Bapas Purwokerto, Nasirudin. Beliau memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran yang tetap menjaga ritme kerja dan profesionalisme meski terpisah jarak.
"Apresiasi yang luar biasa untuk seluruh tim yang tetap solid. Sidang TPP ini adalah jantung dari proses reorientasi pemasyarakatan di Bapas. Diskusi dan evaluasi data seperti ini sangat penting agar kita tahu persis kendala di lapangan, khususnya mengenai klien yang belum bekerja, sehingga kita bisa merumuskan solusi intervensi yang konkret, " tegas Nasirudin dalam sambutannya.
Sidang TPP berjalan interaktif dan diwarnai dengan diskusi dua arah yang produktif. Masing-masing PK secara bergantian memaparkan kondisi terkini para klien dampingannya, yang kemudian ditanggapi bersama untuk mencari jalan keluar atas kendala-kendala yang dihadapi di lapangan.
Dengan terlaksananya sidang ini, Bapas Purwokerto kembali menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan prima dan bimbingan yang terukur bagi para klien pemasyarakatan, kapan pun dan di mana pun. (Humas Bapas Purwokerto)

















































