Tim IV Safari Ramadan Pemko Bukittinggi Kunjungi Masjid Al Whusta Manggis Gantiang, Sekda Sampaikan Program Prioritas Daerah

6 hours ago 5

Bukittinggi — Tim IV Safari Ramadan Pemerintah Kota Bukittinggi yang dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bukittinggi, Djamaludin, SH, MH, mengunjungi Masjid Al Whusta, Kelurahan Manggis Gantiang Sanjai Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Minggu (1/3/2026) malam.

Kegiatan Safari Ramadan diawali dengan pelaksanaan salat Isya dan tarawih berjamaah, dilanjutkan dengan ceramah agama bertema mensyukuri nikmat Allah SWT serta pentingnya menjaga keimanan dan istiqamah dalam menjalani ibadah Ramadan.

Dalam tausiyah disampaikan bahwa umat Islam telah memasuki sepertiga bulan Ramadan, sebuah momentum untuk terus menundukkan hawa nafsu, memperkuat iman, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ketua Tim IV Safari Ramadan, Kajari Bukittinggi Djamaludin, SH, MH, pada kesempatan tersebut memperkenalkan seluruh anggota tim kepada jamaah Masjid Al Whusta. Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua, agar terus mengawasi pergaulan anak-anak dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

“Kita berharap masyarakat bersama-sama menjaga generasi muda dengan meningkatkan pengawasan di lingkungan keluarga, karena bahaya narkoba menjadi ancaman serius bagi masa depan anak-anak kita, ” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan menjadi agenda rutin pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Setiap Ramadan pemerintah daerah turun langsung ke masjid-masjid untuk bersilaturahmi serta menerima masukan masyarakat terkait program yang sudah maupun yang akan dilaksanakan, ” kata Rismal Hadi.

Ia menjelaskan, saat ini kepemimpinan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama Wakil Wali Kota telah memasuki satu tahun masa kerja dengan berbagai program prioritas yang terus dilanjutkan.

Di bidang pendidikan, Pemko Bukittinggi kembali melanjutkan program pemberian pakaian seragam gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP guna meringankan beban orang tua.

“Insyaallah tahun ini pakaian seragam sekolah bagi anak-anak SD dan SMP akan dibelikan oleh pemerintah daerah sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat, ” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga melakukan perbaikan sekolah rusak, termasuk salah satunya SDN 08 Jangkak, serta melanjutkan program Subuh Berjamaah untuk mendekatkan generasi muda dan orang tua dengan masjid.

Pada sektor kesehatan, Pemko Bukittinggi menambah fasilitas layanan kesehatan melalui pembangunan Puskesmas Birugo yang direncanakan mulai beroperasi tahun ini. Pemerintah juga menyediakan layanan antar jemput pasien dari puskesmas menuju RSUD apabila membutuhkan rujukan.

“Program Universal Health Coverage (UHC) tetap berjalan. Masyarakat cukup menggunakan KTP Bukittinggi, pelayanan kesehatan ditanggung BPJS melalui pembiayaan pemerintah daerah, ” tambahnya.

Di bidang infrastruktur, Sekda menyebut perbaikan jalan berlubang di kawasan by pass segera dilakukan setelah proses tender pengaspalan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat selesai, dengan target pengerjaan dalam waktu dekat.

Penanganan banjir juga terus dilakukan, terutama di kawasan Pasar Bawah, Gurun Panjang, dan Koto Selayan melalui pengerukan saluran dan normalisasi aliran air, termasuk kawasan Tambuo ABTB yang dinilai berhasil mengurangi dampak banjir.

Pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan layanan air bersih dengan dukungan pemerintah pusat agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara maksimal.

Rismal Hadi turut menyampaikan bahwa tahun ini ikon Kota Bukittinggi, Jam Gadang, memasuki usia satu abad. Pemerintah menyiapkan berbagai kegiatan seperti festival literasi, pagelaran budaya, hingga sarapan pagi gratis sebagai bagian dari program “1001 Event” yang digagas Wali Kota.

“Kawasan Manggis Gantiang memiliki ikon sanjai dan diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan berbagai event yang akan digelar mulai pertengahan hingga akhir tahun, ” ungkapnya.

Ia juga menyoroti persoalan sosial di tengah masyarakat, khususnya tingginya kasus narkoba yang mencapai sekitar 75 persen dari perkara hukum yang ada.

“Pengawasan keluarga sangat penting. Selain narkoba, kasus penyimpangan perilaku anak juga menjadi perhatian bersama, ” tegas Sekda.

Kegiatan Safari Ramadan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama jamaah. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bukittinggi juga menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 9 juta kepada pengurus masjid serta dukungan honor bagi guru mengaji dan penceramah sebagai bentuk perhatian terhadap kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.(**)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |