PURWOKERTO — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto kembali menggelar kegiatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pelatihan pembuatan es krim berbahan dasar mocaf, Selasa (10/03/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Giatja Lapas Purwokerto ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga binaan di bidang pengolahan makanan yang memiliki nilai ekonomis.

Pada hari pertama pelatihan, warga binaan terlebih dahulu mendapatkan materi teori mengenai pengenalan bahan baku mocaf serta tahapan dalam proses pembuatan es krim. Materi tersebut diberikan untuk memberikan pemahaman dasar mengenai proses produksi yang baik dan benar sebelum memasuki tahap praktik.

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kemandirian bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah menjalani masa pidana.

“Melalui pelatihan ini diharapkan warga binaan dapat memperoleh keterampilan baru yang bernilai ekonomis sehingga dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat, ” ujarnya.
Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan es krim mocaf dengan pendampingan petugas. Para peserta mempelajari tahapan pembuatan mulai dari pencampuran bahan, pengolahan adonan, hingga proses akhir memasukkan adonan es krim ke dalam freezer untuk proses pembekuan.
(Humas Lapas Purwokerto)








































