PUNCAK - Udara dingin pegunungan Papua tak mampu mendinginkan semangat kebersamaan yang membuncah di Kampung Agen-gen, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (8/6/2026). Di tengah medan yang menantang, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 621/Manuntung (Mtg) dan warga setempat bahu-membahu meratakan lahan untuk membangun sebuah lapangan voli.
Kegiatan karya bakti ini bukan sekadar proyek pembangunan biasa. Dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Pos (Wadanpos) Sinak, Letda Inf Richard Nagara, puluhan prajurit dan warga terlihat menyatu, tanpa sekat, bekerja keras menyulap tanah berlumpur dan berbukit menjadi sebuah fasilitas yang kelak menjadi pusat aktivitas dan kebanggaan masyarakat.
Cangkul, sekop, dan parang menjadi saksi bisu semangat gotong royong yang terjalin erat. Di sela-sela pekerjaan, tawa dan cerita mengalir, memperkuat ikatan emosional antara aparat dan masyarakat. Bagi Letda Inf Richard Nagara, lapangan voli ini memiliki makna lebih dari sekadar arena bermain.
"Lapangan voli ini bukan hanya sarana olahraga, tetapi juga ruang berkumpul bagi masyarakat. Kami berharap fasilitas ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan positif, mempererat persaudaraan warga, sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda di Kampung Agen-gen, " kata Letda Inf Richard Nagara.
Ia menambahkan, pembangunan lapangan voli ini merupakan wujud nyata kepedulian Satgas terhadap kebutuhan sosial masyarakat. Selain mendukung aktivitas olahraga, diharapkan fasilitas ini mampu meningkatkan interaksi sosial dan memperkuat semangat kebersamaan warga di wilayah penugasan.
Di bawah langit Sinak yang sering diselimuti kabut, antusiasme pembangunan lapangan terlihat jelas. Warga dari berbagai usia, mulai dari pemuda hingga tokoh masyarakat, turut ambil bagian. Mereka melihat kehadiran TNI yang bekerja langsung bersama mereka bukan hanya menghadirkan fasilitas, tetapi juga memberikan motivasi dan semangat baru bagi generasi muda.
Yogie, seorang tokoh masyarakat Kampung Agen-gen tak bisa menyembunyikan rasa senangnya. Baginya, kegiatan ini adalah bukti nyata kedekatan TNI dengan akar rumput.
"Kami sangat senang karena bapak-bapak TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut membantu membangun kampung kami. Lapangan ini nantinya bisa digunakan anak-anak muda untuk berolahraga dan mengadakan kegiatan yang positif, " ujarnya.
Di balik tugas menjaga stabilitas keamanan, Satgas Yonif 621/Manuntung menunjukkan komitmennya dalam pembinaan teritorial melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pendekatan humanis ini menjadi kunci dalam membangun kepercayaan dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
"Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui kegiatan sederhana seperti gotong royong ini, hubungan emosional antara prajurit dan warga semakin kuat. Inilah esensi kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama ini terus kami jaga, " tegas Richard.
Ke depan, lapangan voli yang sedang dibangun ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga menjadi saksi bisu terselenggaranya turnamen persahabatan antar kampung, hingga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda di Distrik Sinak. Ini adalah bukti bahwa pengabdian TNI di Papua tak hanya menyangkut aspek keamanan, namun juga merasuk dalam pembangunan sosial, memperkuat persatuan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat hingga ke pelosok negeri.
(PERS)















































