PANGANDARAN JAWA BARAT — Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin mendorong Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi agar segera mempersiapkan pembangunan Jalan Tol Gedebage, Tasikmalaya, Cilacap (Getaci).
Pembangunan Jalan Tol Getaci tersebut menurut Asep, untuk menunjang sektor pariwisata serta mempercepat pengembangan wilayah dan menumbuhkan ekonomi sekitar.
Asep menyebutkan, aksesibilitas merupakan kunci untuk mengoptimalkan potensi besar yang dimiliki Pangandaran, khususnya di bidang pariwisata.
“Ini sangat positif untuk pariwisata, pengembangan wilayah, dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pangandaran, ” ujar Asep. Rabu (04/03/2026).
Menurutnya, jarak yang jauh serta akses jalan yang begitu-begitu saja menjadikan wisatawan malas untuk datang ke Pangandaran...ya karena waktu tempuh yang lama, sehingga aksesibilitas jalan tol menjadi kunci untuk segera dibangun.
Dan tol Gedebage, Tasikmalaya, Cilacap (Getaci) yang sudah masuk dalam perencanaan nasional menjadi sebuah harapan besar.
“Maka yang menjadi harapan adalah pembangunan tol Getaci karena program tersebut sudah ada dalam perencanaan nasional dengan target Tahun 2030. Walaupun target pembangunannya thn 2030, tapi kami berharap pembangunannya bisa dipercepat dan doa kita secepatnya bisa dibangun sampai Cilacap, ” ungkapnya.
Selain itu, menurut Asep, akses jalan tol Getaci akan menjadi solusi bagi wisatawan dari Ibu Kota menuju Pangandaran, meskipun tidak memperpendek jarak, tapi waktu tempuhnya akan lebih cepat.
“Ditambah nanti akan ada pintu masuk dan keluar ke Kabupaten Pangandaran yang titiknya ada di wilayah Kecamatan Kalipucang. Ketika dibangun jalan tol Getaci tersebut, Kalipucang akan menjadi gerbang pintu masuknya Pangandaran, ” paparnya.
“Tentu penataan di Kalipucang ini juga harus diperhatikan. Seperti, rest area dan taman Kota. Sehingga, Kalipucang menjadi mukanya Kabupaten Pangandaran, ” katanya.
Asep pun mendorong pemerintah daerah agar berkoordinasi baik dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat agar segera dilaksanakan pembangunan tol Getaci yang merupakan salah satu program untuk membangun sebuah daerah.
“Dalam membangun sebuah daerah, kita harus punya pandangan yang sama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten, sehingga dalam pelaksanaanya bisa bekerja sama saling bantu dan saling melengkapi, ” ujarnya. (Anton AS)
































