SIMALUNGUN - Salah satu unit kerja di bawah kendali Manajemen Holding Perkebunan Nusantara III yakni, Unit Pembangunan Infrastruktur Sei Mangkei (PISMK; red) akhir-akhir ini menjadi sorotan publik terkait fungsi dan tugasnya.
Pasalnya, menurut keterangan dan informasi soal Unit PISMK dituding tidak maksimal menjalankan fungsi dan tugas utamanya antara lain, membangun, mengelola, dan mengembangkan sarana prasarana penunjang industri.
Kalangan publik mendesak, perampingan struktur organisasi Holding Perkebunan Nusantara III di KEK Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sabtu (14/03/2026), sekira pukul 13.25 WIB.

"Unit PISMK Sei Mangkei dinilai tidak mampu mengawasi pihak rekanan terkait proyek infrastruktur yakni, pembangunan jalan, drainase dan WWTP II dan III di KEK Sei Mangkei, " ungkap seorang pria yang aktif sebagai aktivis sosial kontrol.
Selain itu, nara sumber mengatakan, buruknya kinerja sejumlah 60 an orang karyawan PISMK Sei Mangkei saat ini disebabkan, karyawannya tidak memilik basic ilmu teknik sipil dan tidak memiliki kapasitas sebagai pengawas proyek.
"Sebelum bertugas di Unit PISMK Sei Mangkei itu, kebanyakan karyawannya bertugas di Unit Kebun milik PTPN III. Seorang karyawan yang bekerja di areal perkebunan kelapa sawit, dialihkan tugasnya menjadi pengawas proyek infrastruktur, " beber nara sumber.

Kemudian, proyek infrastruktur yang sebelumnya telah dipublikasikan dalam kondisi tidak sesuai ekspektasi dan menurut aktivis sosial kontrol, hal ini menunjukkan bahwa Unit PISMK Sei Mangkei tersebut tidak berfungsi maksimal.
"Saat ini, efisiensi keuangan dilakukan setiap perusahaan milik negara dan kalangan publik mendesak pihak Holding Perkebunan merampingkan struktur manajemen dengan membubarkan Unit PISMK Sei Mangkei tersebut, " tutup nara sumber.

Terpisah, Abimanyu Tarigan merupakan salah seorang pemangku jabatan utama dalam struktur manajemen Unit PISMK Sei Mangkei saat dikonfirmasi melalui pesan percakapan selularnya, merespon dan menyampaikan tanggapan.
"Baik, sampai dengan saat ini kami terikat dengan KPI (Key Perfomance Indicator; red) yang sudah ditentukan oleh manajemen dengan pencapaian positif setiap tahunnya. Perusahaan juga senantiasa mengembangkan kemampuan SDM karyawan melalui berbagai pelatihan teknis lapangan, " tulisnya dalam pesan tertulis dan menyebutkan, demikian klarifikasi kami.
Namun, hasil penelusuran dan dilansir dari artikel AI Google disebutkan, secara spesifik Unit PISMK di KEK Sei Mangkei diarahkan untuk mendukung pusat hilirisasi kelapa sawit dan karet berskala internasional, tanpa keterangan soal pembangunan infrastruktur di KEK Sei Mangkei.







































