Warga Datang Minta Obat, Marinir Sigap Bantu Keluarga Sakit di Pedalaman Yahukimo

1 month ago 8

YAHUKIMO - Seorang warga mendatangi Pos Satgas Marinir di Kampung Logpon, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, membawa kabar tentang anggota keluarganya yang sedang sakit dan tidak mampu datang langsung ke pos. Mendengar keluhan tersebut, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 5 Marinir segera memberikan bantuan obat-obatan, Senin (20/7/2026).

Kehadiran warga itu menjadi momen bagi prajurit untuk menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses kesehatan. Setelah mendengarkan keluhan yang disampaikan, personel Satgas memberikan obat sesuai kondisi yang diinformasikan sekaligus menjelaskan aturan penggunaannya agar dapat dikonsumsi dengan benar di rumah.

Di wilayah Kampung Logpon, jarak menuju fasilitas kesehatan maupun tempat memperoleh obat masih cukup jauh. Kondisi tersebut membuat Pos Marinir menjadi salah satu tempat yang mudah dijangkau warga ketika membutuhkan pertolongan, termasuk saat menghadapi anggota keluarga yang sedang sakit.

Bantuan sederhana itu menjadi bentuk kepedulian prajurit Satgas Yonif 5 Marinir terhadap masyarakat di wilayah penugasan. Kehadiran TNI pun tidak hanya dirasakan dalam tugas menjaga keamanan, tetapi juga ketika warga menghadapi kesulitan dalam kehidupan sehari-hari.

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., mengapresiasi kepedulian dan kesiapsiagaan prajurit dalam merespons kebutuhan masyarakat.

“Saya tekankan kepada setiap prajurit agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan mengutamakan prosedur operasional dalam setiap pelaksanaan tugas, ” tegas T. Pristiyanto.

Satgas Yonif 5 Marinir berkomitmen terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kepedulian dan tindakan nyata di lapangan. Bagi warga di pedalaman Yahukimo, kehadiran prajurit di tengah keterbatasan akses menjadi bagian penting dari hubungan kemanusiaan yang terus tumbuh antara TNI dan masyarakat.

(PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |