Warga Desa Tagih Janji BBWSC3 untuk Bongkar Jembatan Tak Berizin di Sindang Jaya

5 days ago 8

TANGERANG - Warga tiga Desa di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang menagih janji kepada pihak BBWS C3.untuk segera membongkar jembatan yang ada di Desa Sindang Asih Kecamatan Sindang Jaya, Jumat, (30/1/2026). 

Pasalnya, BBWSC3 sudah memberikan somasi 3 kali kepada pelaku yang membangun jembatan tanpa izin yang berdiri diatas lahan PUPR hanya untuk kepentingan pribadi sampai saat ini tak kunjung di bongkar

Diketahui sebelumnya jembatan yang dibangun diatas lahan PUPR untuk dijadikan lintasan armada galian tanah yang sengaja dibangun dengan mengatasnamakan swadaya masyarakat. 

Setelah dilayangkan surat permohonan pembongkaran yang ditandatangani warga dari tiga desa di kecamatan Sindang Jaya pihak BBWSC3 akhirnya memberikan somasi dan teguran kepada pelaku pembuat jembatan untuk melakukan pembongkaran mandiri bahkan pelakupun tidak kooperatif karna tidak memenuhi panggilan dari pihak BBWSC3

Hinggak berjalan waktu dan somasi ke 3 pun dilayangkan namun tidak ada itikad baik dari pelaku bahkan pihak BBWSC3 akan bersedia untuk membongkar dalam bulan januari 2026 ini. 

Namun faktanya bulan januari hampir berlalu jembatan masih kokoh berdiri seolah pihak BBWSC3 ogah untuk membongkar atau somasi hanya kedok bahwa sudah menjalankan tugas. 

DN, Salah satu perwakilan dari warga mengatakan, kami minta pihak dinas terkait untuk segera Membongkarnya pasalnya jembatan itu nanti akan dibuat lintasan armada besar untuk galian tanah dan itu bukan swadaya masyarakat melainkan dibangun yang mengatasnamakan swadaya masayarakat untuk kepentingan pribadi 

Selain itu kami tidak ingin ada lokasi galian disini, jalan di desa kami sudah bagus kalau rusak siapa yang bertanggung jawab, Tuturnya. 

Dilokasi berbeda Ketua FRIC DPW Banten Habibi Mengatakan, Bila sampai akhir bulan Januari ini pihak BBWS C3 tidak memenuhi janjinya untuk melakukan pembongkaran jembatan, maka kami dari FRIC DPW Banten akan melayangkan surat ke pak presiden, mengingat sejak surat yg dilanyangkan oleh masyarakat juga diperkuat oleh tiga kepala desa yang mengharapkan perbaikan tanggul dan pembongkaran jembatan sejak tanggal 16 Oktober 2025 hingga kini akhir bulan Januari 2026 pihak BBWS C3 tidak ada upaya yang dapat dijadikan apresiasi dari masyarakat, Tutur Habibi. 

Sementara itu Andri dari Kementerian BBWSC3 saat di konfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp mengatakan, sesuai SOP kita sudah layangkan surat teguran, untuk pelaksanaan pembongkaran kami belum dapat info dari teman bagian aset, PPNS dan Rekomtek Balai, tapi infonya awal bulan Februari akan ada pertemuan pihak balai, pemilik jembatan dan pihak kecamatan, Desa dan Masyarakat terdampak waktu nya masih di jadwalkan rencananya seperti itu, nanti kami akan infokan waktu nya ke bapa, Ujarnya. (Spyn). 

Read Entire Article
Karya | Politics | | |