PUNCAK - Di tengah kehangatan pegunungan Distrik Sinak, Papua Tengah, prajurit dari Pos Tagalame, Satuan Tugas Batalyon Infanteri 142/Ksatria Jaya (Yonif 142/KJ), tak henti-hentinya merajut kedekatan dengan masyarakat. Pada Selasa (3/3/2026), langkah mereka kembali menyambangi honai-honai warga, sebuah tradisi yang sarat makna dalam upaya membangun komunikasi sosial (komsos) yang lebih mendalam.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan manifestasi dari pendekatan humanis yang diusung Satgas. Tujuannya jelas: mempererat tali silaturahmi, menanamkan rasa aman, dan memupuk kebersamaan yang kokoh di tengah masyarakat Kabupaten Puncak.
Suasana akrab begitu terasa saat para prajurit duduk berbaur dengan warga. Percakapan mengalir, mendengarkan langsung berbagai aspirasi dan mengupas tuntas dinamika kehidupan yang dihadapi. Momen-momen dialog yang hangat ini menjadi panggung berharga untuk membangun kepercayaan, menghapus sekat, dan mengakrabkan hubungan antara aparat dan masyarakat.
“Kami hadir bukan hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga untuk merawat kebersamaan. Dengan komunikasi yang baik, masyarakat merasa aman dan diperhatikan, sehingga tercipta kepercayaan yang kuat antara TNI dan rakyat, ” ujar Danpos Tagalame, Letda Inf Julianto.
Ia menambahkan bahwa pendekatan dari honai ke honai terbukti sangat efektif. Melalui cara ini, prajurit dapat secara langsung merasakan denyut nadi kehidupan sosial masyarakat, sekaligus sigap memberikan respons terhadap setiap persoalan yang muncul di lapangan.
Dengan konsistensi dalam pelaksanaan komsos, Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya bertekad untuk terus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat di Distrik Sinak. Harapan besarnya adalah terciptanya situasi yang senantiasa aman, damai, dan harmonis di wilayah pegunungan Papua Tengah yang indah ini.






































