BOGOR – Babinsa Desa Bojong Kulur, Koramil 0621-05/Gunung Putri, Peltu Dedi Mulyadi, mendampingi tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor meninjau lokasi kebakaran di Kampung Parung Bambu Item, RW 10, Dusun 3, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/8/2026).
Peninjauan tersebut turut dihadiri Kepala Dusun 3 Desa Bojong Kulur, Roy, bersama perangkat kewilayahan. Kegiatan dilakukan untuk melihat kondisi lokasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik.
Babinsa bersama petugas DLH mengimbau warga agar tidak membuang maupun menumpuk sampah sembarangan. Penumpukan sampah dinilai dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
Peltu Dedi Mulyadi mengatakan, kebersihan dan keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat.
“Kami mengimbau seluruh warga agar tidak membuang sampah sembarangan. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama untuk mencegah pencemaran dan mengurangi risiko terjadinya kebakaran, ” kata Peltu Dedi Mulyadi.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga diajak menghidupkan kembali budaya gotong royong melalui kegiatan pembersihan lingkungan secara rutin. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah munculnya titik-titik penumpukan sampah di sekitar permukiman.
Danramil 0621-05/Gunung Putri, Kapten Inf. Taufik Rahman, menyampaikan bahwa jajaran Babinsa akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menangani persoalan lingkungan.
“Babinsa akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya kebersihan, ” ujar Kapten Inf. Taufik Rahman.
Dandim 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P., menegaskan bahwa pendampingan terhadap instansi pemerintah merupakan bagian dari upaya TNI AD membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah.
“Pendampingan kepada instansi pemerintah merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam membantu mengatasi permasalahan di wilayah serta memperkuat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, ” tegas Letkol Inf. Rizal Dwijayanto.
Danrem 061/Surya Kancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, mengatakan sinergi lintas sektor perlu terus diperkuat agar program pelestarian lingkungan dapat dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat harus terus diperkuat agar upaya pelestarian lingkungan berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, ” ungkap Brigjen TNI Thomas Rajunio.
Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., mengingatkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara disiplin.
“Kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari hal-hal sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan. Dengan disiplin dan kesadaran bersama, lingkungan yang bersih dan aman dapat terwujud, ” kata Mayjen TNI Kosasih.
Melalui kegiatan pendampingan dan edukasi tersebut, kesadaran masyarakat Desa Bojong Kulur diharapkan semakin meningkat. Lingkungan yang bersih, tertib, sehat, dan aman juga diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian kebakaran serupa pada masa mendatang. (PERS)











































