Babinsa Koramil 0602-15/Baros Berikan Materi Wawasan Kebangsaan dan Peraturan Baris Berbaris

3 days ago 10

SERANG – Dalam rangka menanamkan nilai-nilai kebangsaan, meningkatkan disiplin, serta membentuk karakter generasi muda, Babinsa Koramil 0602-15/Baros, Sertu Utep Juhaeri, memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada para santri di Yayasan Daarul Mutaalimin Desa Sindang Mandi Kecamatan Baros Kabupaten Serang, Kamis (23/07/2026).

Kegiatan tersebut diikuti dengan antusias oleh para santri dan pengurus pondok pesantren. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menumbuhkan rasa cinta tanah air, memahami nilai-nilai Pancasila, semangat Bela Negara, serta pelatihan dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB) untuk membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan.

Melalui kegiatan ini, Babinsa berharap para santri memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, serta mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berwawasan kebangsaan dan memiliki semangat persatuan.

Babinsa Koramil 0602-15/Baros, Sertu Utep Juhaeri, mengatakan bahwa pembinaan wawasan kebangsaan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda."Melalui materi Wawasan Kebangsaan dan Peraturan Baris Berbaris, kami ingin menanamkan nilai-nilai cinta tanah air, disiplin, tanggung jawab, serta semangat persatuan kepada para santri. Generasi muda yang memiliki karakter kuat akan menjadi aset penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, " ujar Sertu Utep Juhaeri.

Pengurus Pondok Pesantren Daarul Mutaalimin sekaligus mitra binaan, Kiyai Abdul Hay, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Babinsa dalam memberikan pembinaan kepada para santri."Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa Koramil 0602-15/Baros yang telah memberikan materi Wawasan Kebangsaan dan Peraturan Baris Berbaris. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan rasa cinta tanah air para santri sebagai generasi penerus bangsa, " ungkap Kiyai Abdul Hay.

Di tempat terpisah, Danramil 0602-15/Baros, Kapten Inf Jauharudin Jayani, menegaskan bahwa pembinaan generasi muda merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial."Babinsa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membina generasi muda melalui edukasi tentang wawasan kebangsaan, kedisiplinan, dan nilai-nilai persatuan. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan lahir generasi yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat Bela Negara, " jelas Kapten Inf Jauharudin Jayani.

Dandim 0602/Serang, Kolonel Arm. Oke Kistiyanto, menyampaikan bahwa pendidikan karakter harus menjadi perhatian bersama."Pembinaan wawasan kebangsaan kepada generasi muda merupakan investasi jangka panjang dalam menjaga keutuhan bangsa. Sinergi antara TNI, lembaga pendidikan, dan masyarakat sangat penting untuk membentuk generasi yang disiplin, berakhlak, serta memiliki rasa cinta tanah air yang kuat, " tegas Kolonel Arm. Oke Kistiyanto.

Sementara itu, Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi, menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini."Wawasan kebangsaan dan kedisiplinan harus terus ditanamkan kepada generasi muda agar mereka mampu menghadapi berbagai tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang religius sekaligus nasionalis, " tutur Brigjen TNI Daru Cahyadi.

Selaras dengan hal tersebut, Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan bahwa pembinaan karakter generasi muda merupakan salah satu prioritas TNI Angkatan Darat."Kodam III/Siliwangi berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan generasi muda melalui penanaman nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan semangat Bela Negara. Dengan sinergi bersama lembaga pendidikan dan pondok pesantren, diharapkan lahir generasi yang beriman, berakhlak mulia, cinta tanah air, serta siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara, " tegas Mayor Jenderal TNI Kosasih.

Kegiatan pemberian materi berlangsung dengan tertib, interaktif, dan penuh semangat. Para santri mengikuti setiap sesi dengan antusias, mulai dari penyampaian materi hingga praktik Peraturan Baris Berbaris. Diharapkan, kegiatan ini mampu memperkuat karakter, meningkatkan disiplin, serta menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda. (PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |