PUNCAK JAYA - Senyum bahagia dan suasana penuh kehangatan mewarnai Kampung Soanggama, Distrik Dagai, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, saat warga yang sempat meninggalkan kampung halamannya akhirnya kembali dan memulai kehidupan baru dengan harapan terciptanya keamanan serta kedamaian yang berkelanjutan.
Kepulangan masyarakat tersebut disambut melalui tradisi bakar batu, sebuah simbol persaudaraan dan rasa syukur yang telah mengakar kuat dalam budaya Papua. Acara yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026) itu menjadi momentum penting bagi warga untuk meneguhkan semangat kebersamaan setelah melewati masa-masa sulit.
Usai kegiatan adat, masyarakat bersama para tokoh kampung mendatangi Pos Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 315/Garuda yang baru bertugas di wilayah tersebut. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, diwarnai dialog terbuka antara warga dan aparat TNI mengenai harapan pembangunan serta keamanan kampung ke depan.
Warga Titip Harapan kepada Satgas Garuda
Dalam pertemuan tersebut, tokoh pemerintah yang mewakili masyarakat, Arinus Lawia, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Satgas Yonif 315/Garuda yang dinilai membawa optimisme baru bagi masyarakat Soanggama.
"Masyarakat sangat senang dengan kehadiran Satgas Yonif 315/Garuda. Kami berharap keberadaan mereka dapat memberikan rasa aman sehingga warga bisa kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, berkebun, berusaha, dan membangun kehidupan yang lebih baik, " ujar Arinus.
Menurutnya, masyarakat siap bekerja sama dengan personel Satgas dalam menjaga keamanan wilayah serta menciptakan lingkungan yang nyaman bagi seluruh warga.
Selain menyampaikan harapan terkait keamanan, masyarakat juga mengusulkan sejumlah kebutuhan yang dianggap penting untuk menunjang aktivitas warga, di antaranya fasilitas olahraga bagi generasi muda serta dukungan terhadap aktivitas masyarakat di kawasan hutan.
Keamanan dan Kesejahteraan Jadi Prioritas
Menanggapi aspirasi warga, Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 315/Garuda, Letkol Inf Ilham M.S.S., menegaskan bahwa masyarakat menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan tugas Satgas di wilayah Papua Tengah.
"Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Tujuan utama kehadiran Satgas adalah membantu menciptakan kampung-kampung yang aman, damai, dan sejahtera sehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan tenang, " tegas Letkol Ilham.
Ia menambahkan, stabilitas keamanan menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan, pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman Papua.
Komitmen Bangun Kampung Bersama
Komandan Pos Soanggama, Kapten Inf Wetrianto, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat dan berupaya memberikan pelayanan terbaik selama bertugas di wilayah tersebut.
"Kami akan berusaha semaksimal mungkin membantu masyarakat sesuai kemampuan yang ada. Namun keberhasilan menciptakan kampung yang aman dan nyaman hanya bisa dicapai apabila masyarakat dan Satgas berjalan bersama, saling mendukung, dan saling membantu, " kata Kapten Wetrianto.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara warga dan aparat menjadi kunci untuk membangun kepercayaan serta memperkuat hubungan harmonis yang selama ini telah terjalin.
Simbol Persatuan dan Kebangkitan
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh intelektual, kepala kampung, kepala suku, hingga tokoh pemuda dari berbagai kampung di wilayah sekitar Soanggama.
Kehadiran mereka menjadi simbol kuat semangat persatuan dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Papua Tengah.
Bagi warga Soanggama, kepulangan ke kampung halaman bukan sekadar kembali ke tempat tinggal, melainkan juga awal dari harapan baru untuk menjalani kehidupan yang aman, produktif, dan penuh kebersamaan.
Tradisi bakar batu yang mengawali momen tersebut menjadi pesan bahwa perdamaian dan kesejahteraan hanya dapat diwujudkan melalui persatuan, gotong royong, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Dengan semangat "Papua Tanah Kita Bersama", masyarakat dan Satgas Yonif 315/Garuda kini menatap masa depan dengan optimisme baru, membangun Soanggama menjadi kampung yang aman, damai, dan sejahtera.
(PERS)

















































