BANDUNG BARAT – Inspektur Kodam (Irdam) III/Siliwangi Brigjen TNI Nurul Yakin mewakili Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, SE., MM menghadiri Bandung QRIS Run (BQR) 2026 yang digelar di kawasan Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (2/8/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 05.00 WIB tersebut mempertandingkan kategori lari 5 kilometer dan 10 kilometer.
Bandung QRIS Run 2026 merupakan hasil kolaborasi Bank Indonesia dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Bank Negara Indonesia (BNI). Kegiatan ini bertujuan mengampanyekan gaya hidup sehat melalui olahraga sekaligus memperluas penggunaan sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta, Wakil Gubernur Jawa Barat, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat beserta staf, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Barat, serta para kepala daerah.
Turut hadir Wali Kota Bandung, Wali Kota Tasikmalaya, Wali Kota Cimahi, perwakilan Himpunan Bank Milik Negara, instansi vertikal, bank daerah dan swasta, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, komunitas lari, serta tamu undangan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan gerbang peserta, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan, doa bersama, dan pemanasan. Setelah itu, panitia melaksanakan pelepasan atau flag off peserta kategori 10K dan 5K.
Irdam III/Siliwangi menyampaikan bahwa kehadiran Kodam III/Siliwangi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membangun masyarakat yang sehat dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Olahraga lari bersifat massal, terbuka, dan merakyat sehingga sangat sejalan dengan prinsip pembinaan teritorial, yakni membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi lintas sektor, ” ujar Irdam III/Siliwangi.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta menyampaikan bahwa olahraga dapat menjadi sarana efektif untuk mendekatkan edukasi transaksi digital kepada masyarakat. Melalui Bandung QRIS Run, masyarakat diajak menjaga kebugaran sekaligus mengenal manfaat pembayaran digital yang cepat, mudah, aman, dan praktis.
“Bandung QRIS Run tidak hanya menghadirkan semangat berolahraga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan transaksi digital di masyarakat. Kami berharap penggunaan QRIS semakin luas dan memberikan manfaat bagi pelaku usaha maupun konsumen, ” ungkap Filianingsih Hendarta.
Pada kategori 5K putra, Aul berhasil meraih juara pertama dengan catatan waktu 20 menit 10 detik, disusul Felix dengan waktu 21 menit 36 detik dan Adjie Pangestu dengan waktu 22 menit 26 detik. Untuk kategori 5K putri, Intan menempati posisi pertama dengan waktu 23 menit 21 detik, diikuti Amay 23 menit 57 detik dan Selvi 29 menit 30 detik.
Pada kategori 10K putra, Pandu menjadi juara pertama dengan catatan waktu 32 menit 1 detik. Posisi kedua diraih Yad Hapizudin dengan waktu 32 menit 13 detik, sedangkan Timotius Imanuel menempati posisi ketiga dengan waktu 33 menit 2 detik.
Sementara itu, kategori 10K putri dimenangi Odekta Naibaho dengan catatan waktu 36 menit 33 detik. Posisi kedua ditempati Bintul dengan waktu 39 menit 48 detik dan posisi ketiga diraih Desikt dengan waktu 41 menit 40 detik.
Selain pengumuman para pemenang, kegiatan juga dimeriahkan dengan pengundian doorprize dan grand prize serta penampilan penyanyi Salma Salsabil. Secara umum, seluruh rangkaian Bandung QRIS Run 2026 berlangsung tertib, aman, lancar, dan mendapat sambutan antusias dari peserta maupun masyarakat.














































