Borong Hasil Tani Warga Papua, Satgas Yonif 621/Manuntung Suntik Ekonomi Petani di Distrik Sinak

10 hours ago 4

PUNCAK - Kehadiran prajurit TNI di pedalaman Papua tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat. Komitmen itu kembali ditunjukkan personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 621/Manuntung (Yonif 621/Mtg) Koops HABEMA dengan memborong hasil panen warga di Desa Gigobak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (13/7/2026).

Aksi sederhana namun berdampak besar tersebut menjadi bukti nyata pendekatan teritorial TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil panen berupa wortel segar yang dibeli langsung dari petani tidak hanya memberikan tambahan pendapatan bagi warga, tetapi juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi personel Satgas di pos penugasan.

Kegiatan dipimpin langsung Danpos Satgas Yonif 621/Manuntung, Kapten Inf Maruli, yang turun langsung berinteraksi dengan masyarakat. Suasana penuh keakraban tampak saat prajurit dan petani melakukan transaksi di pinggir jalan, diselingi canda dan obrolan hangat yang mencerminkan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat.

Kapten Inf Maruli menegaskan bahwa kehadiran Satgas di wilayah penugasan tidak sebatas menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

"Kehadiran kami di Desa Gigobak bukan hanya menjaga situasi tetap aman dan kondusif, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan warga. Dengan membeli langsung hasil panen petani, kami ingin memberikan kepastian bahwa jerih payah mereka memiliki nilai ekonomi. Harapan kami, masyarakat semakin semangat berkebun karena kesejahteraan adalah fondasi penting bagi terciptanya Papua yang damai, " ujar Kapten Inf Maruli.

Selain membantu meningkatkan pendapatan petani, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi terhadap semangat masyarakat yang tetap produktif mengolah lahan pertanian di tengah tantangan medan pegunungan Papua. Hasil bumi yang dibeli Satgas selanjutnya dimanfaatkan sebagai bahan pangan bergizi bagi personel yang bertugas menjaga wilayah perbatasan.

Menurut Kapten Maruli, kolaborasi antara TNI dan masyarakat melalui kegiatan ekonomi kerakyatan menjadi salah satu strategi efektif dalam membangun kepercayaan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Ketika masyarakat sejahtera, stabilitas wilayah akan semakin kuat. Karena itu kami akan terus hadir, mendengar kebutuhan warga, dan memberikan dukungan nyata melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, " tegasnya.

Melalui aksi memborong hasil tani warga secara berkelanjutan, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 621/Manuntung Koops HABEMA berharap perekonomian masyarakat di Distrik Sinak terus tumbuh, semangat bertani semakin meningkat, serta tercipta hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat dalam membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

(PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |