Memastikan seluruh layanan kesehatan di rumah sakit umum daerah tetap optimal saat libur lebaran tahun 2025, Bupati Pasuruan, HM. Rusdi Sutejo bersama Wakil Bupati Pasuruan, HM. Shobih Asrori dan jajaran Forpimda melakukan monitoring, Minggu (30/3/2025) malam.
Monitoring dilakukan di momen malam takbiran, di mana sasaran lokasi pertama yang dituju adalah RSUD Bangil. Bupati Rusdi Sutejo bersama Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, Ketua DPRD Samsul Hidayat, Sekda Yudha Triwidya Sasongko, Kasi Intel Kajari Bangil dan anggota Forpimda lainnya menuju ruang pasien yang tengah dirawat, baik di rawat inap maupun di IGD (Instalasi Gawat Darurat).
Tak hanya mengunjungi pasien saja, Mas Rusdi (sapaan akrab Bupati Pasuruan) ini juga "Membagikan Bingkisan" lebaran kepada keluarga pasien maupun para petugas rumah sakit.
Menurutnya, monitoring yang dilakukan semata-mata untuk melihat kesiapan RSUD Bangil dalam mengoptimalkan pelayanan kesehatan di momen cuti bersama, libur lebaran dan hari raya nyepi tahun baru saka 1947.
"Saya lihat semua pelayanan sangat bagus, begitu pula dengan petugas kesehatan semuanya stand by untuk membantu pasien, " katanya
Mas Rusdi berterima kasih kepada para tenaga kesehatan maupun petugas RSUD Bangil yang tetap bekerja saat masyarakat berlebaran bersama keluarga. "Matur nuwon saya ucapkan untuk semua nakes dan petugas yang justru bekerja di tengah masyarakat merayakan lebaran bersama keluarga, " singkatnya
Sementara itu, Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina menjelaskan, "seluruh sumber daya manusia (SDM) telah dipersiapkan untuk melayani pasien yang dirawat di rumah sakit. Mulai dari dokter, perawat, bidan sampai petugas lainnya. Ada jadwal jaga dan semuanya kita pantau, " jelasnya.
Arma memastikan semua obat kebutuhan untuk pasien tercukupi. Begitu pula dengan layanan ambulance, laboratorium dan radiologi, juga stand by 24 jam. Termasuk manajemen juga kita bagi jadwal piket untuk mengantisipasi jikalau ada masalah layanan pada pasien, " imbuhnya
Saat ditanya jumlah pasien di malam takbiran, Arma menegaskan, "total ada 247 orang yang tengah dirawat. Kalau malam takbiran memang tidak terlalu banyak. Kebanyakan juga pengen pulang untuk pasien yang sudah membaik, " terangnya. (Haris)