PAPUA - Di pelosok Kampung Dambed, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, harapan kembali bersinar bagi seorang anak bernama Mito. Bocah ini mengalami penyakit kulit yang cukup serius, namun akses terhadap layanan kesehatan masih sangat terbatas. Di tengah keterbatasan itu, Satgas Yonif 700 Wira Yudha Cakti Koops Habema hadir membawa pertolongan dengan sentuhan kemanusiaan.
Pada 1 April 2025, Letda Inf Herman Mapparatte, Komandan Pos Dambed, segera mengambil tindakan cepat setelah mendengar kondisi Mito. Ia menugaskan Pratu Yosua Arlan, tenaga kesehatan pos, untuk memberikan perawatan medis. Dengan penuh kepedulian, Pratu Yosua membersihkan luka, memberikan obat, dan memberi edukasi kepada keluarga Mito tentang cara merawat kesehatan kulit.
"Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu masyarakat, terutama anak-anak yang sangat membutuhkan pertolongan medis, " ujar Letda Inf Herman Mapparatte. "Setiap senyum yang kembali muncul di wajah mereka adalah kebahagiaan bagi kami."
Kondisi Mito adalah gambaran nyata dari tantangan kesehatan yang dihadapi banyak anak di Papua. Faktor lingkungan, minimnya fasilitas kesehatan, serta keterbatasan tenaga medis membuat penyakit kulit menjadi masalah yang sering ditemui. Pengobatan gratis yang dilakukan Satgas TNI ini bukan sekadar aksi medis, tetapi juga bukti nyata kepedulian terhadap masa depan anak-anak Papua.
Aksi kemanusiaan ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga Kampung Dambed berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan, sehingga kesehatan anak-anak Papua semakin terjaga.
Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, turut mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh personel Satgas Yonif 700 Wira Yudha Cakti. "Kehadiran TNI di Papua bukan hanya sebagai penjaga stabilitas keamanan, tetapi juga sebagai mitra bagi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan. Kami akan terus berupaya agar masyarakat Papua mendapatkan perhatian yang layak, terutama dalam bidang kesehatan, " tegasnya.
Dengan adanya kepedulian seperti ini, anak-anak Papua kini memiliki harapan baru untuk tumbuh sehat dan meraih masa depan yang lebih baik.
Autentikasi:
Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono