PANGANDARAN JAWA BARAT – Memasuki libur Lebaran 2025, sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran mengalami lonjakan signifikan. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran memperkirakan sekitar 3, 9 juta wisatawan akan mengunjungi destinasi wisata populer seperti Pantai Pangandaran, Batu Hiu, Green Canyon dan Pantai Batu Karas terus dipadati pengunjung, terutama sejak akhir pekan lalu.
Lonjakan ini dipicu oleh libur sekolah yang berlangsung dari 21 Maret hingga 8 April 2025, serta cuaca cerah yang mendukung aktivitas wisata. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Polres Pangandaran bersama tim terpadu telah meningkatkan pengamanan guna memastikan kenyamanan dan keselamatan wisatawan.
Kapolres Pangandaran, AKBP Mujianto, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel di titik-titik strategis untuk melakukan patroli dan memberikan pelayanan kepada para wisatawan. Ia menegaskan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Coast Guard dari Dinas Perhubungan, untuk memastikan wisatawan dapat menikmati liburannya dengan aman. Selain itu, pengaturan lalu lintas juga ditingkatkan guna menghindari kemacetan di jalur utama menuju lokasi wisata. Personel kepolisian telah ditempatkan di berbagai titik rawan untuk mengatur arus kendaraan dan memberikan imbauan kepada pengendara. Pangandaran, 2 April 2025
Untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama masa liburan, Polres Pangandaran juga mendirikan Pos Pengamanan (Pospam) di beberapa titik strategis. Pospam ini memiliki peran penting dalam mengatur lalu lintas guna mencegah kemacetan, melakukan patroli keamanan di kawasan wisata, serta memberikan bantuan dalam situasi darurat. Petugas di pos ini siap memberikan pelayanan kepada wisatawan yang membutuhkan informasi, terutama yang mengalami kehilangan barang, atau membutuhkan bantuan medis. Selain itu, mereka juga siaga dalam menangani laporan kejadian seperti tindak kriminal atau kecelakaan di area wisata.
Wisatawan dihimbau untuk segera melapor ke Pos Pengamanan terdekat jika mengalami kejadian darurat, seperti kehilangan barang, tersesat, atau melihat hal mencurigakan. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan memberikan informasi yang jelas kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Jika terjadi insiden di pantai, seperti wisatawan terseret ombak atau mengalami kesulitan di air, diharapkan segera menghubungi petugas SAR atau polisi yang berjaga di lokasi.
Di sisi lain, Dinas Pariwisata Pangandaran terus mengingatkan pengunjung untuk selalu mematuhi aturan keselamatan, terutama saat beraktivitas di perairan. Wisatawan diimbau untuk memperhatikan rambu-rambu keselamatan, menghindari berenang saat cuaca buruk atau ombak tinggi, serta tetap berada di area yang diawasi oleh petugas. Selain itu, orang tua diminta untuk selalu mengawasi anak-anak mereka agar terhindar dari risiko terseret ombak atau tersesat di tengah keramaian.
Dengan adanya sinergi antara Polres Pangandaran, tim SAR, tenaga medis, serta pengelola wisata, diharapkan peningkatan jumlah wisatawan dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.(*)