Dorong Kesejahteraan Warga, Perhutani Madura Libatkan Masyarakat dalam Angkutan Produksi Kayu

1 month ago 11

Madura (07/07/2026) - Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kepedulian kepada masyarakat, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura, di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sepanjang, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar kawasan hutan melalui pelibatan warga pada kegiatan angkutan produksi kayu di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Calung, Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Selasa (07/07/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari implementasi pengelolaan hutan lestari yang tidak hanya berorientasi pada kelestarian sumber daya hutan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Administratur Perhutani KPH Madura, melalui Asisten Perhutani (Asper) Sepanjang, Nur Mudakir, menyampaikan bahwa kegiatan tebangan tersebut merupakan bagian dari Rencana Operasional Tebangan tahun 2026 untuk memenuhi target produksi kayu jati nasional maupun kebutuhan bahan baku industri dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian hutan. Melalui keterlibatan langsung dalam proses angkutan kayu, warga memperoleh kesempatan untuk ikut kolaborasi dan kerja sama dalam kegiatan tersebut.

"Perhutani tidak hanya fokus mengelola hutan agar tetap lestari, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Pelibatan warga masyarakat dalam kegiatan angkutan produksi kayu merupakan bentuk kepedulian dan komitmen serta implementasi nyata Visi dan Misi Perhutani, yang salah satu misi yaitu ada tiga aspek, Planet, People, Profit yang selaras antara kelestarian hutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, " ujarnya.

Selain memberikan nilai ekonomi, kegiatan tersebut juga menjadi media untuk memperkuat hubungan harmonis antara Perhutani dengan masyarakat. Dengan keterlibatan aktif warga, proses produksi kayu dapat berjalan lebih efektif, aman, dan sesuai dengan prinsip pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Sementara itu, salah satu warga masyarakat, Moh Ali,   yang terlibat dalam kegiatan angkutan produksi kayu tersebut menyampaikan apresiasinya kepada Perhutani karena telah memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat setempat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sumber penghasilan tambahan yang sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

"Kami merasa bersyukur karena diberi kesempatan bekerja sama dalam kegiatan angkutan kayu. Selain memperoleh penghasilan, kami juga semakin memahami pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai sumber kehidupan bersama, " ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Madura berharap sinergi yang telah terjalin dengan masyarakat terus diperkuat sehingga pengelolaan hutan dapat memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan. Dengan demikian, hutan tidak hanya menjadi aset negara yang harus dijaga kelestariannya, tetapi juga menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat di sekitarnya melalui pengelolaan yang bertanggung jawab dan berkesinambungan.@Red.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |