Dukung Expo Cilacap 2026, Lapas Permisan Tampilkan Batik Andalan dan Berbagai Produk Unggulan Karya Warga Binaan

1 month ago 8

CILACAP – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Permisan Nusakambangan turut berpartisipasi dalam Expo Cilacap 2026 dengan menampilkan berbagai produk unggulan hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Keikutsertaan ini menjadi wujud komitmen Lapas Permisan dalam mempromosikan hasil pembinaan kemandirian sekaligus memperkenalkan kualitas produk karya warga binaan kepada masyarakat luas.

Pada Kamis (16/07/2026), jajaran Seksi Kegiatan Kerja Lapas Permisan melaksanakan pengiriman berbagai produk unggulan ke lokasi penyelenggaraan Expo Cilacap 2026 yang berlangsung di Alun-alun Kabupaten Cilacap. Seluruh produk telah ditata dan dipamerkan pada Stand Nomor 36 dan 37 sebagai bagian dari rangkaian pameran yang diikuti oleh berbagai instansi dan pelaku usaha.

Adapun produk yang dipamerkan meliputi berbagai hasil pembinaan kemandirian, antara lain batik tulis, batik cap colet, syal batik, kaos sablon, dompet kulit, sabuk kulit, sandal kulit, dan komoditas unik seperti telur ayam arab. Seluruh produk merupakan hasil kreativitas dan keterampilan warga binaan yang dikembangkan melalui program pembinaan kerja di Lapas Permisan.

Keikutsertaan dalam Expo Cilacap 2026 menjad

i sarana strategis untuk memperkenalkan kualitas hasil karya warga binaan kepada masyarakat sekaligus membuktikan bahwa proses pembinaan di Lapas mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai seni, kualitas, dan daya saing. Selain sebagai media promosi, kegiatan ini juga diharapkan dapat membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi produk-produk hasil pembinaan warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Permisan, Dedi Cahyadi, menyampaikan bahwa partisipasi dalam Expo Cilacap merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan pembinaan kemandirian yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan produktivitas warga binaan.

"Melalui keikutsertaan dalam Expo Cilacap 2026, kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa warga binaan memiliki kemampuan untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan bernilai ekonomi. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berkarya sekaligus membuka peluang agar hasil pembinaan semakin dikenal dan diminati masyarakat, " ujar Dedi.

Melalui program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIA Permisan Nusakambangan terus berkomitmen mencetak warga binaan yang terampil, produktif, dan siap berkontribusi di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya. Keikutsertaan dalam Expo Cilacap 2026 menjadi salah satu bentuk nyata implementasi pembinaan yang memberikan manfaat bagi warga binaan sekaligus mendukung penguatan ekonomi kreatif di Kabupaten Cilacap.

Adhika Yovaldi Salas

Read Entire Article
Karya | Politics | | |