Dukung Pelaksanaan Amnesti, Rutan Balikpapan Ikuti Sosialisasi Surat Tambahan Secara Virtual

1 month ago 7

BALIKPAPAN – Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Balikpapan mengikuti Sosialisasi Surat Tambahan Amnesti yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Jumat (17/07/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh satuan kerja Pemasyarakatan di Indonesia sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan amnesti lanjutan guna memastikan kesiapan serta validitas data calon penerima amnesti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sosialisasi dibuka oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, yang mengingatkan seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada warga binaan tanpa diskriminasi, menjaga integritas, serta menjalankan tugas secara profesional dalam setiap pelaksanaan program pembinaan dan pelayanan.

Program amnesti merupakan bagian dari kebijakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Pemberian amnesti tersebut mengedepankan aspek kemanusiaan dan kebangsaan bagi terpidana atau narapidana yang memenuhi persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai tata cara pengusulan amnesti melalui Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), mulai dari proses pendataan, verifikasi, hingga mekanisme pengajuan usulan. Sesi tanya jawab juga dilaksanakan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terkait teknis pelaksanaan di lapangan.

Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi pedoman penting bagi seluruh jajaran dalam memastikan proses pengusulan amnesti dapat berjalan secara tertib, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

"Rutan Balikpapan berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dengan memastikan setiap tahapan pengusulan amnesti dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui sosialisasi ini, kami semakin memahami mekanisme yang harus dijalankan sehingga proses pengusulan dapat berlangsung secara tepat, transparan, dan akuntabel, " ujar Agus Salim.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |